Berita Aceh Tengah
Kementerian Agama Perluas Program Wakaf Hutan ke Aceh Tengah
Program ini menjadi wujud nyata dari sedekah jariah yang terus mengalir pahalanya, sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
TRIBUNGAYO.COM - Kementerian Agama (Kemenag) memperluas program wakaf hutan ke Aceh Tengah melalui Roadshow Wakaf Hutan yang berlangsung pada Selasa (7/5/2025).
Kegiatan serupa juga sudah berlangsung di Wajo, Padang, Tasikmalaya, dan Gunungkidul.
Dilansir dari Website Kemenag, Kamis (8/5/2025) program wakaf hutan telah mencapai 30 hektare di empat wilayah tersebut.
Terdiri atas 6 lokasi hutan wakaf yang sudah tersertifikasi dan 5 lokasi yang belum bersertifikasi.
Aceh Tengah dipilih sebagai wilayah strategis karena memiliki potensi hutan yang luas serta tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap pelestarian lingkungan.
Berdasarkan data yang dihimpun, ratusan hektare lahan telah dimanfaatkan untuk gerakan penanaman pohon oleh warga setempat, termasuk komoditas kopi.
Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin, mengatakan, program wakaf hutan merupakan bentuk integrasi nilai-nilai keagamaan dengan komitmen terhadap lingkungan.
“Hutan adalah simbol kemakmuran karena menjadi tempat hidup berbagai makhluk.
Ini mengajarkan bahwa manusia harus hidup berdampingan dengan alam, bukan saling merusak,” ujarnya saat membuka kegiatan bertajuk Roadshow Kajian Ekoteologis dan Workshop Wakaf Hutan untuk Kelestarian Alam.
Ia menjelaskan, wakaf hutan bukan hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga spiritual.
Program ini menjadi wujud nyata dari sedekah jariah yang terus mengalir pahalanya, sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Kalau kita bermusuhan dengan makhluk lain, maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan yang kita nikmati hari ini,” tambah Muhibuddin.
Lebih lanjut, ia mengajak para pemimpin agama dan tokoh masyarakat di Aceh Tengah untuk berperan aktif dalam gerakan ini.
Menurutnya, konsep ekoteologi harus diterapkan secara konkret melalui aksi-aksi hijau yang memberi dampak langsung bagi lingkungan.
“Sebagai pemimpin umat, kita harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi, tidak hanya sebagai wacana, tetapi juga dalam bentuk tindakan yang berkelanjutan,” tegasnya.
| Bupati Aceh Tengah Instruksikan Evaluasi ASN yang Absen Upacara Hari Lahir Pancasila |
|
|---|
| Petani di Aceh Tengah Mulai Panen Padi Perdana Pascabencana |
|
|---|
| Temas River Park jadi Pilihan Wisata Keluarga pada Akhir Pekan Setelah Iduladha |
|
|---|
| Libur Idul Adha 1447 H, Danau Lut Tawar Takengon Dipadati Pengunjung |
|
|---|
| Kampung Keramat Mupakat Perkuat Pengamanan lingkungan, Cegah Pelanggaran Syariat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/WAKAF-HUTAN-0805.jpg)