Berita Aceh Tenggara Hari Ini
Orangutan Sumatra jadi Daya Tarik Wisatawan Asing ke Ketambe Aceh Tenggara
Wisatawan asing dari Prancis, Belanda dan negara lainnya mulai berdatangan ke Aceh Tenggara sejak Juni 2025.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Wisatawan asing dari Prancis, Belanda dan negara lainnya mulai berdatangan ke Aceh Tenggara sejak Juni 2025.
Lonjakan wisatawan asing terjadi mulai Agustus hingga November 2025.
Kedatangan para wisatawan asing ini untuk menikmati keindahan objek wisata Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Ketambe, Aceh Tenggara.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Kadisparpora) Aceh Tenggara, Bakri Saputra SPd MSi kepada TribunGayo.com, Jumat (8/8/2025) mengatakan, kedatangan wisatawan asing ke kawasan TNGL Ketambe untuk melihat orangutan sumatra.
Kemudian tracking, melihat bunga bangkai (Raflesia), dan sejumlah jenis flora dan fauna.
Selain itu, mereka juga sangat menikmati sejuknya udara segar dari hutan Ketambe yang dijuluki sebagai paru-paru Dunia.
Tak hanya itu, mereka juga menikmati lokasi pemandian air panas, air terjun dari kaki gunung Taman Nasional Gunung Leuser dan sejuknya air Sungai Alas Ketambe.
Dikatakan Bakri, kunjungan wisatawan asing ke Ketambe Aceh Tenggara, khususnya untuk melihat keberadaan orangutan sumatra.
"Mereka para pengunjung ini menelusuri daerah-daerah yang menjadi lintasan orangutan.
Karena di alam liar inilah orangutan sumatra hanya bertahan hidup," kata Bakri Saputra.
Mengenal Orangutan Sumatra
Orangutan Sumatra (Pongo abelii) adalah salah satu dari tiga spesies orangutan yang ada di dunia, dan merupakan spesies yang paling terancam punah.
Mereka hanya ditemukan di pulau Sumatra, Indonesia, menjadikannya spesies endemik yang sangat berharga2.
Ciri-ciri Fisik
- Ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan orangutan Kalimantan.
- Jantan dewasa: tinggi hingga 1,8 meter, berat sekitar 120 kilogram.
- Betina dewasa: tinggi sekitar 1,3 meter, berat sekitar 45 kilogram.
- Bulu: lebat dan berwarna oranye kemerahan, semakin tua semakin gelap.
Perilaku dan Kebiasaan
Sangat cerdas, mampu menggunakan alat sederhana untuk mencari makanan.
Lebih suka berada di pohon daripada di tanah, sebagai bentuk perlindungan dari predator seperti harimau Sumatra.
Makanan utama: buah-buahan (seperti nangka dan beringin), serangga, telur burung, dan vertebrata kecil.
Memiliki budaya lokal yang berbeda antar populasi, seperti cara makan atau penggunaan alat. (*)
Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, Melihat Orangutan Hewan yang Dilindungi di Indonesia
Baca juga: Wisata Aceh Tenggara, Yuk Lihat Orangutan dan Nginap di Villa Bustanil Arifin Ketambe
berita aceh tenggara hari ini
Aceh Tenggara
Kutacane
orangutan sumatra
wisatawan asing
Ketambe
TNGL
Taman Nasional Gunung Leuser
berita gayo hari ini
TribunGayo.com
| Harimau Sumatera Masuk Permukiman di Desa Akang Siwah Gayo Lues, Warga Diimbau Waspada |
|
|---|
| Warga Ketambe Resah, Harimau Sumatera Turun ke Ladang Petani |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tenggara Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK pada Juni 2026 |
|
|---|
| Miliaran Dana APBN Dikucurkan, Jalan Nasional Berlubang dan Parit Tersumbat tak Tuntas Diperbaiki |
|
|---|
| Mendukbangga RI Bertemu Ribuan Kader TPK di Aceh Tenggara, Ajak Tuntaskan Stunting |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/ORANGUTAN-SUMATRA-0808.jpg)