Sabtu, 16 Mei 2026

Jeritan Warga Harga Beras Naik

Polres Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 5 Ton Beras SPHP

GPM merupakan bagian dari program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
ISTIMEWA
GERAKAN PANGAN MURAH - Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK menyerahkan beras SPHP secara simbolis pada acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Mapolres setempat yang terletak di Jl Iskandar Muda No 25, Kota Kutacane, Kecamatan Babussalam pada Selasa (12/8/2025). Kegiatan tersebut langsung ditinjau oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri SIK MH, bersama pejabat utama (PJU). 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Dalam upaya menekan harga dan mengendalikan inflasi, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat yang terletak di Jl Iskandar Muda No 25, Kota Kutacane, Kecamatan Babussalam, pada Selasa (12/8/2025). 

Untuk diketahui, GPM merupakan bagian dari program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung.

Kapolres: Diharapkan GPM dapat Membantu Masyarakat

Kegiatan tersebut langsung ditinjau oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri SIK MH, bersama pejabat utama (PJU).

Kapolres mengatakan bahwa selama ini Kabupaten Aceh Tenggara masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah.

Kondisi tersebut dinilai rentan memicu kenaikan harga beras di pasaran.

"Makanya, melalui program GPM ini diharapkan masyarakat dapat terbantu dan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, tetapi juga sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan inflasi,” ujarnya.

5 Ton Beras SPHP Disalurkan

Dalam kegiatan GPM ini, sebanyak 5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) didistribusikan kepada masyarakat dengan harga subsidi Rp 60.000 per kemasan 5 kilogram (Kg).

"Langkah ini diambil sebagai respons atas kenaikan harga bahan pokok yang berdampak pada daya beli masyarakat, khususnya beras sebagai kebutuhan utama," kata AKBP Yulhendri.

Perlu diketahui, beras SPHP merupakan beras yang disediakan oleh pemerintah melalui Perum Bulog sebagai bagian dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. (*)

Baca juga: Polres Gayo Lues Bersama Bulog Salurkan 5 Ton Beras SPHP Lewat Pasar Murah 

Baca juga: Demi Tebus Beras Murah, Warga Bandar Bener Meriah Rela Antre Sejak Pagi

Baca juga: Gerakan Pangan Murah Polres Bener Meriah, 4 Ton Beras Habis Diserbu Warga

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved