Sabtu, 9 Mei 2026

Persiraja Banda Aceh

Pegadaian Championship 2025/2026: Total 180 Laga, Persiraja dan Persiba Main Malam Hari

Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh persaingan ketat.

Tayang:
Penulis: Kiki Adelia | Editor: Mawaddatul Husna
Dok Media Officer Persiraja Banda Aceh
PERTANDINGAN - Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh persaingan ketat. Persiraja Banda Aceh dipastikan tampil di Pegadaian Championship 2025/2026, kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia. 

TRIBUNGAYO.COM - Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh persaingan ketat.

Liga kasta kedua sepak bola Indonesia ini menghadirkan 180 laga sepanjang musim dengan jadwal yang lebih terstruktur.

Serta format kompetisi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus daya tarik penonton.

Dari banyak klub peserta, dua tim yang menjadi sorotan adalah Persiraja Banda Aceh dan Persiba Balikpapan.

Hal itu karena keduanya menjadi satu-satunya klub yang selalu dijadwalkan bermain di malam hari.

Pihak penyelenggara yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis format kompetisi musim ini dengan sejumlah perubahan menarik.

Dari total 180 pertandingan, 62 persen laga akan dimainkan pada akhir pekan, baik di hari Sabtu maupun Minggu.

Strategi ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan animo penonton.

Sebab mayoritas suporter lebih leluasa datang ke stadion atau menyaksikan laga lewat siaran televisi di hari libur.

Meski mayoritas pertandingan digelar sore hari, tercatat hanya 77 pertandingan dari 180 laga yang akan dimainkan pada malam hari.

Ini membuat slot pertandingan malam menjadi sesuatu yang spesial, dan hanya tim tertentu yang mendapatkannya secara konsisten.

Persiraja Banda Aceh kembali menjadi pusat perhatian.

Klub berjuluk Lantak Laju ini mendapat jadwal istimewa dengan selalu bermain di malam hari, baik kandang maupun tandang.

Bermain di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, yang memiliki fasilitas penerangan memadai, membuat pertandingan Persiraja Banda Aceh lebih layak ditonton di malam hari.

Selain faktor teknis, ada pula alasan strategis.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved