Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Tengah Hari Ini

AGM Akan Menggelar Aksi di Takengon, Ini Beberapa Tuntutannya

Aksi itu disebut sehubungan dengan kondisi bangsa terkait isu nasional yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Sri Widya Rahma
ISTIMEWA
AKSI DI TAKENGON - Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Gayo Merdeka (AGM) berencana menggelar aksi demo pada Senin (1/9/2025). Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah, Saparuda IB membenarkan rencana aksi tersebut. 

Laporan Alga Mahate Ara | Aceh Tegah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Gayo Merdeka (AGM) berencana menggelar aksi demo pada Senin (1/9/2025).

Aksi itu disebut sehubungan dengan kondisi bangsa terkait isu nasional yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah, Saparuda IB membenarkan rencana aksi tersebut.

Menurutnya, sejumlah organisasi telah bersepakat mengerahkan masa untuk menyampaikan aspirasi di gedung kehormatan dewan Aceh Tengah.

“IPEMATA, DEMA, IAIN, HMI, GMNI, Remaja Masjid Agung Ruhama, IAIN Takengon, KAMMI, PEMA UGP, KOHATI, PD. Muhammadiyah dan organisasi lainnya,” ujarnya kepada TribunGayo.com pada Sabtu (30/8/2025).

Tuntutan Aksi

Lebih lanjut Saparuda menjelaskan, ada delapan tuntutan yang akan disuarakan oleh pendemo.

“Mulai dari penolakan terhadap kenaikan tunjangan DPR. Penghapusan tunjangan berlebihan DPR serta pengalokasian anggaran yang lebih besar untuk sektor pendidikan dan kesejahteraan umum.

Dan mengindahkan tuntutan buruh dalam demonstrasi tanggal 28 Agustus 2025 lalu,” katanya.

Pihaknya kata Sapurada, juga menuntut pencopotan Kapolri Republik Indonesia dengan segera karena dinilai gagal mengendalikan institusi kepolisian yang semakin brutal dan mencederai prinsip kemanusiaan.

“Kemudian, Institusi Polri harus bertanggung jawab penuh atas tragedi pembunuhan terhadap saudara kami, Affan Kurniawan.

Hentikan praktik militerisasi dalam penanganan aksi massa, rakyat bukan musuh negara,” ungkapnya.

“Kami juga menuntut, adili seluruh pelaku lapangan tanpa pandang bulu, buka proses hukum di hadapan publik.

Negara juga wajib memberikan kompensasi dan jaminan sosial bagi keluarga korban sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya mendesak kehadiran beberapa pejabat, yaitu Bupati Aceh Tengah, Ketua DPRK Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Danki Brimob dan komisi terkait.

“Kami mengajak masyarakat Gayo untuk hadir dalam aksi senin nanti,” tutupnya. (*)

Baca juga: Tolak Reklamsi di Danau Lut Tawar, Aktivis GMNI Kirim Surat Audiensi untuk Bupati Aceh Tengah 

Baca juga: Danau Lut Tawar "Belum Merdeka" dari Reklamasi, GMNI Aceh Tengah Gelar Aksi di Momen HUT ke-80 RI

Baca juga: Puluhan Anggota GMNI Demo di Kantor DPRK Bener Meriah, Ini Tuntutan Mereka

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved