Sabtu, 9 Mei 2026

Banjir Aceh Tengah

Aceh Tengah Terisolasi Penuh Lima Hari, Bantuan Dapat Diterima Hanya Lewat Udara

Pemerintah didesak untuk segera mengambil tindakan, mengirimkan logistik makanan, obat-obatan, tenda pengungsian dan dukungan alat berat.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Malikul Saleh
BANJIR ACEH TENGAH - Jalan Nasional Yos Sudarso tepatnya di Desa Tansaril Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah dikepung banjir, Selasa (25/11/2025). Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menegaskan bahwa sejak bencana terjadi, belum ada bantuan kemanusiaan yang berhasil menembus wilayah itu, Sabtu (29/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menegaskan bahwa sejak bencana terjadi, belum ada bantuan kemanusiaan yang berhasil menembus wilayah itu.
  • Tercatat lima ruas jalan nasional terputus dan sebanyak 18 jembatan ambruk, secara efektif memisahkan sembilan kecamatan dari ibukota kabupaten. 
  • Mengingat seluruh akses darat terputus, Haili Yoga menekankan bahwa hanya jalur udara yang bisa menjangkau Kabupaten Aceh Tengah saat ini. 

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Kabupaten Aceh Tengah kini berada dalam kondisi darurat kemanusiaan total, terputus dari dunia luar selama lima hari akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang dahsyat. 

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menegaskan bahwa sejak bencana terjadi, belum ada bantuan kemanusiaan yang berhasil menembus wilayah itu.

Baik bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh maupun Pemerintah Pusat, karena seluruh akses darat lumpuh total.

Skala kerusakan infrastruktur yang terjadi bersifat masif dan melumpuhkan. 

“Sudah lima hari pascabencana, belum ada bantuan kemanusiaan yang berhasil masuk dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat, mengingat semua akses darat terputus,” kata Haili Yoga pada, Jumat (28/11/2025).

Diperparah dengan padamnya listrik, air bersih, dan telekomunikasi di 14 kecamatan.

Tercatat lima ruas jalan nasional terputus dan sebanyak 18 jembatan ambruk, secara efektif memisahkan sembilan kecamatan dari ibukota kabupaten. 

Kondisi ini membuat penanganan medis menjadi ancaman terbesar, mengingat satu-satunya akses menuju Rumah Sakit Umum Datu Beru terputus total, menghambat penanganan medis darurat bagi warga.

Untuk diketahui, Kabupaten Aceh Tengah terletak sekitar 323 kilometer (km) dari Banda Aceh ibukota Provinsi Aceh, dengan waktu tempuh darat lebih kurang 6–7 jam melalui jalur Bireuen–Takengon.

1.938 Rumah Warga Rusak Berat

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menyebut data terkini telah mencatat 16 jiwa meninggal dunia, dan 1.938 rumah warga mengalami kerusakan berat. 

Saat ini, wilayah terisolir hanya dapat mengandalkan sumber daya lokal yang sangat terbatas, bahkan stok BBM dilaporkan sudah habis. 

Ditengah keputusasaan ini, perjuangan warga pun terlihat heroik.

Sejumlah orang tua di Bener Meriah nekat melintasi jalur sulit dengan berjalan kaki dan menumpang seadanya.

Hal itu dilakukan demi mencari bahan pokok dan memastikan keselamatan anak-anak mereka yang berada di pesantren.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved