Senin, 8 Juni 2026

Banjir Aceh Tengah

Harga Cabai di Ketol Anjlok Akibat Akses Distribusi Terputus

Akibat akses jembatan yang terputus, distribusi tidak dapat dilakukan secara maksimal dan petani kesulitan menjual hasil panen dalam jumlah besar.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Alga Mahate Ara
HARGA CABAI ANJLOK - Seorang Petani menyortir cabai di kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Senin (12/1/2026). Terputusnya akses transportasi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, selama 47 hari terakhir berdampak pada lambatnya distribusi hasil pertanian, terutama cabai yang menjadi komoditas utama masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Terputusnya akses transportasi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, selama 47 hari terakhir berdampak pada lambatnya distribusi hasil pertanian, terutama cabai yang menjadi komoditas utama masyarakat.
  • Cabai dari Kecamatan Ketol selama ini dipasok ke sejumlah daerah seperti Bireuen, Banda Aceh, hingga Sumatra Utara. 
  • Namun akibat akses jembatan yang terputus, distribusi tidak dapat dilakukan secara maksimal dan petani kesulitan menjual hasil panen dalam jumlah besar.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Terputusnya akses transportasi di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, selama 47 hari terakhir berdampak pada lambatnya distribusi hasil pertanian, terutama cabai yang menjadi komoditas utama masyarakat.

Rusaknya jembatan Berawang Gajah membuat sejumlah warga Ketol harus menggunakan tali sling sebagai satu-satunya jalur keluar masuk desa untuk membawa hasil panen. 

Kondisi ini menyebabkan volume cabai yang keluar dari desa terbatas dan mempengaruhi harga di tingkat petani.

Saat ini, harga cabai merah di Ketol anjlok dan masih berada dikisaran Rp 10.000 hingga Rp 14.000 per kilogram.

Sementara harga cabai hijau berkisar Rp 8.000 hingga Rp 10.000 per kilogram. 

Untuk jenis cabai caplak, harga tercatat sekitar Rp 50.000 per kilogram, sedangkan cabai nano dijual dikisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

Cabai Ketol Dipasok ke Berbagai Daerah

Cabai dari Kecamatan Ketol selama ini dipasok ke sejumlah daerah seperti Bireuen, Banda Aceh, hingga Sumatra Utara. 

Namun akibat akses jembatan yang terputus, distribusi tidak dapat dilakukan secara maksimal dan petani kesulitan menjual hasil panen dalam jumlah besar.

“Kami tetap panen seperti biasa, tapi karena akses susah, cabai yang keluar tidak banyak. Harganya masih murah di tingkat petani,” ujar salah seorang petani di Ketol, Dyan.

Kecamatan Ketol dikenal sebagai salah satu sentra penghasil cabai di Aceh Tengah

Jarak dari Kecamatan Ketol ke Takengon ibukota kabupaten Aceh Tengah sekitar 25–30 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit menggunakan kendaraan bermotor melalui jalur darat.

Kondisi jalan sebagian berkelok dan melewati perbukitan khas dataran tinggi Gayo, sehingga waktu tempuh bisa bervariasi tergantung cuaca dan kelancaran lalu lintas.

Perputaran Ekonomi Masyarakat Melambat

Meski produksi masih berjalan, keterbatasan akses membuat perputaran ekonomi masyarakat melambat.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan Berawang Gajah agar distribusi hasil pertanian kembali lancar. 

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved