Berita Aceh Tengah Hari Ini
Dini Hari Ambulans PMI Aceh Tengah Tetap Aktif Antar Jenazah Warga Linge
Perjalanan dilakukan pada malam hingga dini hari demi memenuhi permintaan keluarga almarhum.
Penulis: Intan Mutia | Editor: Sri Widya Rahma
Ringkasan Berita:
- PMI Aceh Tengah menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan mengerahkan satu unit ambulans untuk mengantarkan jenazah ke Kecamatan Linge pada Rabu, 14 Januari 2026 dini hari.
- Pengantaran dilakukan di tengah kondisi cuaca dan medan sulit, karena wilayah masih berstatus siaga bencana banjir dan longsor.
- PMI Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat selama masa tanggap darurat, melalui Posko Opslih yang melayani penanganan bencana, kesehatan, dan bantuan sosial.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Intan Mutia | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan kemanusiaan dengan mengerahkan satu unit ambulans untuk mengantarkan jenazah ke Kecamatan Linge pada Rabu (14/01/2026) dini hari.
Baca juga: PMI Jakarta Bantu Warga Terdampak Bencana di Gayo Lues, Sediakan Pengobatan Gratis & Trauma Healing
Tantangan Cuaca dan Medan Sulit
Pengantaran jenazah tersebut dilakukan di tengah kondisi cuaca dan medan yang tidak sepenuhnya mudah, mengingat wilayah Aceh Tengah masih berada dalam status siaga bencana banjir dan tanah longsor.
Ambulans PMI Aceh yang bertugas di Posko Operasi Siaga Lintas (Opslih) PMI Banjir dan Tanah Longsor Aceh Tengah menempuh perjalanan cukup panjang, dimulai dari Kampung Kala Nareh hingga Jembatan Kala Ili Linge.
Perjalanan dilakukan pada malam hingga dini hari demi memenuhi permintaan keluarga almarhum yang berharap jenazah dapat segera dimakamkan di kampung halaman.
Meski waktu tempuh dan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri, tim PMI tetap memastikan proses pengantaran berjalan aman, tertib dan lancar.
Pernyataan Humas PMI Aceh Tengah
Humas PMI Aceh Tengah, Hajar Ashwad, saat dihubungi TribunGayo.com pada Kamis (15/1/2026), menegaskan bahwa pengantaran jenazah tersebut merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab PMI kepada masyarakat
Baca juga: PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing di Wilayah Terisolir Wih Dusun Jamat
“PMI Aceh Tengah selalu siap membantu masyarakat, termasuk dalam hal pengantaran jenazah. Ini merupakan bagian dari tugas pelayanan kemanusiaan kami,” ujar Hajar Ashwad.
Senada dengan itu, Penanggung Jawab Posko Opslih PMI Banjir dan Tanah Longsor Kabupaten Aceh Tengah, Fauzi Husaini, menjelaskan bahwa pengerahan ambulans dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas permohonan bantuan dari pihak keluarga almarhum.
“Kami mengerahkan ambulans PMI untuk memastikan jenazah dapat sampai ke Kampung Linge dengan aman dan lancar meski tengah malam menempuh perjalanan pada dini hari pukul 24.00,” kata Fauzi.
Menurut Fauzi, kehadiran PMI dalam situasi seperti ini tidak hanya sebatas bantuan medis atau kebencanaan, tetapi juga mencakup pelayanan sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi warga yang sedang mengalami musibah dan duka mendalam.
Pengantaran jenazah tersebut mendapat apresiasi dari pihak keluarga dan masyarakat setempat.
Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kesigapan dan kepedulian PMI Aceh Tengah yang tetap siaga membantu warga meski di luar jam operasional normal.
PMI Aceh Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama selama masa tanggap darurat bencana.
Melalui Posko Opslih, PMI memastikan pelayanan kemanusiaan tetap berjalan, baik dalam penanganan bencana, layanan kesehatan, maupun bantuan sosial lainnya demi meringankan beban masyarakat yang terdampak. (*)
Baca juga: Kapal Kemanusiaan PMI Bawa 500 Ton Beras, Diterima Wagub di Pelabuhan Krueng Geukuh Aceh Utara
PMI
Ambulans
jenazah
Linge
Takengon
Aceh Tengah
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
berita aceh tengah hari ini
| PN Takengon Sita Eksekusi Lahan Sengketa di Area SMAN 1 Takengon, Berikut Perkaranya |
|
|---|
| Jaga Kamtibmas, Pemerintah Kampung Keramat Mupakat Aceh Tengah Terapkan Aturan Wajib Lapor 1x24 Jam |
|
|---|
| Mendagri Salurkan 7 Alat Berat dan 14 Dump Truck untuk Pemulihan Bencana di Aceh Tengah |
|
|---|
| BBM Subsidi Langka Hingga Sopir Bermalam di SPBU, Pemkab Aceh Tengah Segera Turunkan Tim Khusus |
|
|---|
| Dua Pemancing Tenggelam di Danau Lut Tawar Aceh Tengah belum Ditemukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Palang-Merah-Indonesia-PMI-Kabupaten-Aceh-Tengah-mengantarkan-jenazah.jpg)