Rabu, 27 Mei 2026

Pemberlakuan Barcode

Pengisian BBM di Aceh Tengah dan Bener Meriah Kembali Wajib Gunakan Barcode

Pengisian BBM bersubsidi di Aceh Tengah dan Bener Meriah kembali menggunakan barcode dan itu berlaku di seluruh SPBU.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Budi Fatria
TribunGayo.com/Alga Mahate Ara
MULAI BERLAKU PAKAI BARCODE - Antrean kendaran yang mengisi BBM di SPBU Nunang Antara, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (3/2/2026). 

Ringkasan Berita:

 

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

Tribungayo.com, TAKENGON - Dua bulan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di dua kabupaten ini kembali mewajibkan penggunaan barcode mulai Senin (1/2/2026) kemarin.

Pantauan TribunGayo.com di SPBU Nunang Antara, Kecamatan Bebesen, petugas hanya melayani kendaraan yang telah melakukan pemindaian barcode saat melakukan pengisian BBM bersubsidi. 

Hal serupa juga terjadi di SPBU Paya Ilang Takengon, Kendaraan yang tidak memiliki barcode tidak dilayani karena sistem dispenser tidak dapat mengeluarkan BBM.

Pengelola SPBU Paya Ilang Takengon, Afri, mengatakan penggunaan barcode kembali diberlakukan sebagai bagian dari penormalan distribusi BBM pascabencana.

"Mulai hari ini, pengisian BBM bersubsidi di Aceh Tengah kembali menggunakan barcode dan itu berlaku di seluruh SPBU di Aceh Tengah,” kata Afri.

Ia menjelaskan, hal tersebut merupakan instruksi dari Pertamina dalam upaya penormalan BBM di Aceh Tengah pascabencana.

Baca juga: Pengungsi di Kampung Kute Reje Aceh Tengah Patungan Uang untuk Beli BBM Hidupkan Genset Tower BTS

Meski demikian, pihak SPBU tidak membatasi jumlah pengisian BBM, baik untuk kendaraan yang membeli BBM bersubsidi Jenis Solar maupun Pertalite.

Menurut Afri, kebijakan tersebut diterapkan secara menyeluruh meskipun Aceh Tengah masih berada dalam masa tanggap darurat yang diperpanjang selama sepekan, terhitung sejak Jumat (30/1/2026) hingga Kamis (5/2/2026).

Di Pusat Kota Takengon sendiri terdapat tiga SPBU, yakni SPBU Paya Ilang, Nunang Antara, dan Kemili.

Di Kota Takengon sendiri terdapat tiga SPBU utama yang melayani kebutuhan BBM masyarakat di pusat kota, yakni SPBU Paya Ilang, SPBU Nunang Antara, dan SPBU Kemili.

Baca juga: Barcode BBM Subsidi Kembali Berlaku di Daerah Bencana, Tapi Ada SPBU Batasi Penjualan

Penerapan Sistem Barcode Belum Merata

Seperti yang terjadi di SPBU Nunang Antara, pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite dibatasi 30 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua.

Pengelola SPBU Jalan Lintang, Herman, mengatakan pembatasan tersebut dilakukan karena tingginya permintaan masyarakat, meskipun pasokan BBM dari Pertamina telah kembali normal.

"Karena permintaan banyak, meskipun pasokan kita dari Pertamina sudah normal,” kata Herman.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved