Selasa, 2 Juni 2026

Berita Aceh Tengah Hari Ini

Uang Palsu Diduga Beredar di Aceh Tengah, Seorang Kepsek Temukan Pecahan 100 Ribu

Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Rizwan
ISTIMEWA
UANG PALSU - Penampakan uang palsu yang ditemukan kepala RA Al Fitrah di Aceh Tengah 
Ringkasan Berita:
  • Peredaran uang palsu diduga mulai terjadi di Kabupaten Aceh Tengah
  • Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu tersebut.
  • Ia menemukan uang palsu pecahan Rp100.000 saat hendak melakukan setoran tunai melalui agen BSI Link di kawasan Al Fitrah, Kecamatan Bebesen.
 

Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah

Tribungayo.com, Takengon - Peredaran uang palsu diduga mulai terjadi di Kabupaten Aceh Tengah

Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu tersebut.

Ia mengaku menemukan selembar uang palsu pecahan Rp100.000 saat hendak melakukan setoran tunai melalui agen BSI Link di kawasan Al Fitrah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Dikatakan, uang palsu tersebut baru diketahui setelah mesin setor menolak satu lembar pecahan Rp100 ribu dari total setoran belasan juta rupiah.

“Setelah dimasukkan ke mesin, ada satu lembar Rp100 ribu yang ditolak. Setelah dicek, ternyata uangnya palsu,” ujar Maryana kepada Tribungayo.com. Rabu (11/2/2026) Malam.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana uang tersebut berasal.

Menurutnya, dana yang disetorkan merupakan hasil pengumpulan dari berbagai sumber, termasuk tabungan siswa taman kanak-kanak serta pembayaran majalah dan seragam batik dari sekolah lain yang biasanya disetorkan setiap 10 hari sekali. 

“Tidak ingat dari mana asalnya, karena uang itu merupakan kumpulan tabungan anak-anak dan juga ada dari pembayaran majalah serta baju batik dari sekolah lain” katanya.

Maryana mengaku kaget atas kejadian tersebut, karena baru pertama kali terjadi pada dirinya, dan mengetahui ada beberapa kerabatnya yang menjadi korban.

“Setelah saya posting video kejadian itu di Wa (WhatsApp), ternyata ada saudara dan teman yang komentar, mereka juga mengaku jadi korban dapat uang palsu ini” ungkapnya.

Informasi mengenai temuan uang palsu itu beredar di media sosial dan memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. 

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan peredaran uang palsu tersebut.(*)

Baca juga: Belanja Pakai Uang Palsu di Mall Kemang Jaksel, Wanita Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved