Berita Aceh Tengah Hari Ini
Uang Palsu Diduga Beredar di Aceh Tengah, Seorang Kepsek Temukan Pecahan 100 Ribu
Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu.
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Rizwan
Ringkasan Berita:
- Peredaran uang palsu diduga mulai terjadi di Kabupaten Aceh Tengah.
- Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu tersebut.
- Ia menemukan uang palsu pecahan Rp100.000 saat hendak melakukan setoran tunai melalui agen BSI Link di kawasan Al Fitrah, Kecamatan Bebesen.
Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Tribungayo.com, Takengon - Peredaran uang palsu diduga mulai terjadi di Kabupaten Aceh Tengah.
Maryana, salah seorang Kepala sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Fitrah mengaku menjadi salah seorang korban peredaran uang paslu tersebut.
Ia mengaku menemukan selembar uang palsu pecahan Rp100.000 saat hendak melakukan setoran tunai melalui agen BSI Link di kawasan Al Fitrah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.
Dikatakan, uang palsu tersebut baru diketahui setelah mesin setor menolak satu lembar pecahan Rp100 ribu dari total setoran belasan juta rupiah.
“Setelah dimasukkan ke mesin, ada satu lembar Rp100 ribu yang ditolak. Setelah dicek, ternyata uangnya palsu,” ujar Maryana kepada Tribungayo.com. Rabu (11/2/2026) Malam.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana uang tersebut berasal.
Menurutnya, dana yang disetorkan merupakan hasil pengumpulan dari berbagai sumber, termasuk tabungan siswa taman kanak-kanak serta pembayaran majalah dan seragam batik dari sekolah lain yang biasanya disetorkan setiap 10 hari sekali.
“Tidak ingat dari mana asalnya, karena uang itu merupakan kumpulan tabungan anak-anak dan juga ada dari pembayaran majalah serta baju batik dari sekolah lain” katanya.
Maryana mengaku kaget atas kejadian tersebut, karena baru pertama kali terjadi pada dirinya, dan mengetahui ada beberapa kerabatnya yang menjadi korban.
“Setelah saya posting video kejadian itu di Wa (WhatsApp), ternyata ada saudara dan teman yang komentar, mereka juga mengaku jadi korban dapat uang palsu ini” ungkapnya.
Informasi mengenai temuan uang palsu itu beredar di media sosial dan memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan peredaran uang palsu tersebut.(*)
Baca juga: Belanja Pakai Uang Palsu di Mall Kemang Jaksel, Wanita Ini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
| Libur Idul Adha 1447 H, Danau Lut Tawar Takengon Dipadati Pengunjung |
|
|---|
| Kampung Keramat Mupakat Perkuat Pengamanan lingkungan, Cegah Pelanggaran Syariat |
|
|---|
| Jelang Piala Dunia 2026 di Aceh Tengah, Tren Jersey Timnas Kalah Laris dari Real Madrid |
|
|---|
| Terekam CCTV, Dua Kotak Amal Masjid di Belang Gele Aceh Tengah Dicuri |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Bener Meriah Validasi Data Petani Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/uang-palsu-ditemukan-kepsek.jpg)