Berita Aceh Tengah Hari Ini
Banjir Rendami Kampung Mendale Aceh Tengah, Warga Sempat Panik
Hujan deras kembali melanda Aceh Tengah pada Kamis (26/2/2026). Akibatnya, Kampung Mandale, Kecamatan Kebanyakan sempat terendam banjir.
Ringkasan Berita:
- Hujan deras kembali melanda Aceh Tengah pada Kamis (26/2/2026).
- Akibatnya, Kampung Mandale, Kecamatan Kebanyakan sempat terendam banjir.
- Warga sempat panik, sebab desa tersebut sebelumnya juga masuk salah satu desa yang diterjang banjir dan longsor pada November 2025 lalu.
- Desa tersebut sebelumnya terdapat 37 rumah mengalami rusak berat akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025.
TRIBUNGAYO.COM - Hujan deras kembali melanda Aceh Tengah pada Kamis (26/2/2026).
Akibatnya, Kampung Mandale, Kecamatan Kebanyakan sempat terendam banjir.
Bahkan, warga sempat panik, sebab desa tersebut sebelumnya juga masuk salah satu desa yang diterjang banjir dan longsor pada November 2025 lalu.
Melansir Kompas.com, desa tersebut sebelumnya terdapat 37 rumah mengalami rusak berat akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com, air berlumpur mulai datang sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian bertambah deras satu jam setelahnya.
Warga yang rumahnya baru dibersihkan saat bencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu, berhamburan keluar dan mencari lokasi yang aman.
Menurut Reje (Kepala Desa) Kampung Mendale, Syaifullah, banjir tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, karena hujan deras yang melanda daerah tersebut.
“Air memang datang besar dari gunung, yang kemudian sebagian rumah warga masuk lumpur di sekitar Mendale,” ucap Syaifullah, memalui pesan suara whatsapp kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2026) malam.
Atas kejadian tersebut, lanjut dia, sejumlah warga mengalami kepanikan karena hujan deras yang berlangsung.
“Warga merasa panik karena hujan tasi. Saat sekarang ini, rumah yang masuk lumpur berada di bagian bawah, dekat jalan raya. Sehingga hingga saat ini warga masih membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah mereka,” ujar Syaifullah.
Ia menyebut, saat hujan deras terjadi, lumpur memasuki rumah warga.
Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk memperbaiki saluran air.
“Karena hujan kemarin itu rumah warga masuk lumpur, sekarang pun masuk lumpur ke dalam rumah warga. Jadi harapan kami, jalan satu-satunya yaitu pembuangan air atau tali air, agar fokus pembuangan air ke danau,” kata Syaifullah.
Jika perbaikan tali air tidak dilakukan, lumpur akan kembali masuk ke rumah warga setiap hujan deras terjadi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Baca juga: Pemerintah Pusat Kucurkan Rp5,18 Miliar Jadup untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tengah
| Pacuan Kuda Tradisional Gayo Secara Mandiri di Aceh Tengah Resmi Bergulir, Total Hadiah Rp200 Juta |
|
|---|
| Sebanyak 14 Dapur MBG di Aceh Tengah Hentikan Layanan Sementara, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| 8 Warga Silih Nara Aceh Tengah Terluka Diserang Anjing Diduga Rabies, Begini Kisahnya |
|
|---|
| Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Berbagai Komunitas Tanam 1.000 Pohon di Aceh Tengah |
|
|---|
| Polres Aceh Tengah Amankan Seorang Pria yang Diduga Gelapkan Uang Setoran Perusahaan Rp40 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/kampung-mendale-banjir-lagi.jpg)