Rabu, 6 Mei 2026

Jembatan Gemboyah Hampir Putus

Oprit Jembatan Gemboyah Kembali Amblas, Akses Jagong Jeget-Linge Putus Total

Kondisi ini memaksa warga bertaruh nyawa menyeberangi sisa bangunan jembatan menggunakan tangga kayu demi menyalurkan kebutuhan pokok.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Mawaddatul Husna
ISTIMEWA
OPRIT JEMBATAN PUTUS - Sejumlah warga terpaksa menggunakan tangga kayu untuk menyeberangi sisa oprit Jembatan Gemboyah yang amblas di Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Senin (20/4/2026). Hingga sore hari, belum ada penanganan darurat maupun penempatan alat berat dari dinas terkait di lokasi kejadian.  

Ringkasan Berita:
  • Akses transportasi yang menghubungkan Kecamatan Jagong Jeget dengan Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, lumpuh total setelah oprit Jembatan Gemboyah kembali amblas tergerus arus sungai, Senin (20/4/2026). 
  • Kondisi ini memaksa warga bertaruh nyawa menyeberangi sisa bangunan jembatan menggunakan tangga kayu demi menyalurkan kebutuhan pokok.
  • Amblasnya oprit jembatan terjadi menyusul tingginya intensitas hujan yang memicu peningkatan debit sungai.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Akses transportasi yang menghubungkan Kecamatan Jagong Jeget dengan Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, lumpuh total setelah oprit Jembatan Gemboyah kembali amblas tergerus arus sungai, Senin (20/4/2026). 

Kondisi ini memaksa warga bertaruh nyawa menyeberangi sisa bangunan jembatan menggunakan tangga kayu demi menyalurkan kebutuhan pokok.

Amblasnya oprit jembatan terjadi menyusul tingginya intensitas hujan yang memicu peningkatan debit sungai.

Arus yang deras mengikis tanah penghubung jembatan hingga tak lagi bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Kondisi jembatan sangat kritis. Sangat berbahaya jika tanggul di sekitar lokasi ikut jebol," ujar Alimin, salah seorang warga setempat kepada TribunGayo.com.

Menurut Alimin, warga sebelumnya telah berupaya membangun jembatan darurat mengunakan papan secara swadaya. 

Namun, bangunan sementara tersebut hanya bertahan satu hari sebelum akhirnya kembali hanyut diterjang banjir kiriman setelah hujan lebat kembali mengguyur wilayah tersebut.

Warga Andalkan Tangga Kayu Menuju Badan Jembatan

Akibat terputusnya akses utama ini, distribusi logistik ke wilayah Linge terhambat. 

Warga kini mengandalkan tangga kayu seadanya untuk memanjat dari dasar oprit yang amblas menuju badan jembatan agar bisa membawa beras dan kebutuhan sembako lainnya.

Selain masalah mobilitas, warga mengkhawatirkan dampak ekonomi jangka panjang akibat terputusnya akses tersebut.

"Warga khawatir terisolir. Jika tidak segera ditangani, harga kopi bisa anjlok karena akses pasar tertutup, sementara harga sembako di sini pasti melonjak," tambah Alimin.

Hingga sore hari, belum ada penanganan darurat maupun penempatan alat berat dari dinas terkait di lokasi kejadian. 

Masyarakat mendesak Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan langkah konkret.

Hal ini mengingat curah hujan di dataran tinggi Gayo diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Gemboyah Aceh Tengah Hampir Putus, Warga Tak Berani Melintas

Baca juga: Oprit Jembatan Gemboyah Putus, Akses Jagong Jeget- Linge Lumpuh Total

Baca juga: Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Hari Ini 20 April 2026 Stabil, Berikut Rinciannya

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved