Berita Aceh Tenggara Hari Ini
Truk Alami Rem Blong Saat Mendaki Gurah Ketambe Aceh Tenggara, Sopir Melompat & Meninggal Terlindas
Mobil truk fuso bernomor polisi B 9233 BYT yang mengangkut 9 ton jahe dari arah Gayo Lues persisnya di Desa Simpang Vila Gurah Desa Gurah
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Rizwan
Laporan Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Mobil truk fuso bernomor polisi B 9233 BYT yang mengangkut 9 ton jahe dari arah Gayo Lues persisnya di Desa Simpang Vila Gurah Desa Gurah Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara mengalami rem blong.
Akibatnya, mobil tak sanggup mendaki dan oleng.
Sehingga sopir meloncat dan akhirnya meninggal dunia akibat terlindas ban truk tersebut, Senin (1/9/2025) sekira pukul 20.30 WIB.
Sopir truk fuso Mawardi (48) Warga Desa Penggalangan Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara.
Ia sempat dirujuk ke RSUD Sahuddin Kutacane.
Namun, karena mengalami pendarahan hebat akhirnya meninggal dunia.
Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri SIK MH didampingi Kasat Lantas Iptu Irwansyah Putra Pelis SH.
"Berdasarkan keterangan saksi sopir dua, Abdul (27) Warga Simpang Kapuk Kecamatan Tanjung Tonga Kabupaten Siantar Martoba Sumut. Pada saat itu saksi berada di dalam dalam mobil truk fuso tersebut," jelasnya.
Mobil yang bermuatan jahe 9 ton dari arah Blangkejeren menuju Kutacane persisnya di lintasan jalan Nasional Aceh Tenggara - Sumut persisnya di Simpang Villa Gurah Desa Ketambe pada saat turunan dan tikungan.
Tiba-tiba mobil Truk Fuso sedikit mengalami oleng ke kiri dengan kecepatan lambat.
Kemudian sopir menginjak rem dan tiba-tiba saja rem diduga blong sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga oleng ke sebelah kanan dan masuk ke luar badan jalan.
Pada saat oleng ke sebelah kanan dan hampir masuk ke jurang yang ada di sebelah kanan kemudian pengemudi truk FUSO B 9233 BYT melompat ke sebelah kiri dan kemudian terlindas ban.
Kondisi sopir terjepit dibawah ban truk. Kemudian saksi yang juga sopir dua itu sekitar setengah jam mencari pertolongan dan bersama warga melakukan evakuasi korban dan dilarikan ke RSUD Kutacane untuk mendapatkan pertolongan.
Namun, korban karena mengalami pendarahan hebat oleh medis menyatakan korban meninggal.(*)
Baca juga: Jalan Nasional Aceh Tenggara- Sumatra Utara Rawan Kecelakaan, Gegara Ada "Kolam Ikan"
Baca juga: Hardikda 2025, Wagub Aceh Ingatkan Banyak Tantangan Harus Dihadapi Perubahan Zaman Serba Cepat
| Jadwal Rabu dan Sabtu Penerbangan Susi Air Kutacane-Banda Aceh Penuh |
|
|---|
| Dukung Gerakan Indonesia ASRI, SMA Negeri 1 Kutacane Tanam Pohon Produktif |
|
|---|
| GeRAK Minta Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa yang Mangkrak di Inspektorat Aceh Tenggara Dituntaskan |
|
|---|
| Hardiknas 2026 di Aceh Tenggara: SMAN 1 Badar dan Sekolah Lain Gelar Gotong Royong dan Tanam Pohon |
|
|---|
| SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara Optimis Menuju Akreditasi A |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/truk-rem-blong.jpg)