Senin, 8 Juni 2026

Harga Kakao

Harga Kakao Kering Hari Ini di Aceh Tenggara Semakin Merosot Tajam

Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan semakin merosot tajam, hari ini, Kamis (12/2/2026).

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Asnawi Luwi
HARGA KAKAO MEROSOT - File foto warga menjemur kakao di Desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala -gala, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (1/2/2025). Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan semakin merosot tajam, hari ini, Kamis (12/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan semakin merosot tajam, hari ini, Kamis (12/2/2026).
  • Para petani berharap Pemkab Aceh Tenggara dapat mengandeng investor untuk berinvestasi di Aceh Tenggara.
  • Sehingga hasil panen raya kakao di Aceh Tenggara ini bisa langsung dipasarkan ke perusahaan untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik maupun produk makanan lainnya.

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Aceh Tenggara dilaporkan semakin merosot tajam, hari ini, Kamis (12/2/2026).

Harga kakao kering sebelumnya Rp 47.000 per kilogram menjadi Rp 44.000 per kilogram. Turun Rp 3.000 per kilogram.

Tauke Kakao di Aceh Tenggara, Sabri alias Win kepada TribunGayo.com mengatakan, harga kakao kering saat ini semakin merosot tajam dari sebelumnya pernah dilevel tertinggi mencapai Rp 170.000 per kilogram.

Namun, harga melambung ini tak bertahan lama dan akhirnya secara berangsur-angsur kakao kering merosot tajam hingga di level Rp 44.000 per kilogram.

Dikatakan, anjlok harga kakao di pasaran Medan, karena sudah dekat Imlek dan ini tentunya harga di Medan menjadi murah. Sebab banyaknya pertokoan yang tutup karena merayakan Imlek.

Menurutnya, saat ini stok kakao di pasaran Aceh Tenggara mulai merosot akibat terkena penyakit buah membusuk atau mengeras.

Namun, sebaliknya di Negara Afrika sedang panen raya kakao.

Pemkab Diminta Gandeng Investor

Sementara itu, seorang petani di Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Murdani mengatakan harga kakao semakin merosot tajam.

Dan tak sebanding dengan harga kebutuhan pokok atau sembako yang mulai merangkak naik dalam menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Pihaknya berharap, harga kakao kering minimal Rp 100.000 per kilogram. 

"Ini tentunya bisa seimbang dengan harga kebutuhan pokok di pasaran," sebutnya.

Para petani berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara dapat mengandeng investor untuk berinvestasi di Aceh Tenggara.

Sehingga hasil panen raya kakao di Aceh Tenggara ini bisa langsung dipasarkan ke perusahaan untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik maupun produk makanan lainnya. (*)

Baca juga: Disdagperinaker Aceh Tenggara Gelar Pasar Murah di Tiga Kecamatan, Catat Jadwalnya

Baca juga: Plat Non BL Menjamur di Aceh Tenggara, Samsat Kutacane Sepi Pembayaran Pajak

Baca juga: Soal SK PPPK Paruh Waktu, BKPSDM Aceh Tenggara: Kita Masih Membahas Gaji

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved