Kamis, 16 April 2026

Harga Kakao

Harga Kakao dan Pinang Muda di Aceh Tenggara Hari Ini Stabil

Petani di Aceh Tenggara berharap harga kakao kembali membaik agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
HARGA KAKAO DAN PINANG - Harga kakao kering dan pinang muda di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan stabil, Minggu (22/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Harga kakao kering di tingkat petani Aceh Tenggara stabil di angka Rp32.000 per kilogram dalam tiga hari terakhir.
  • Harga pinang muda juga stabil, stabilnya harga pinang muda dipengaruhi pasar Medan, Sumatera Utara, karena komoditas tersebut dipasarkan ke wilayah tersebut.
  • Sejumlah petani kakao mengeluhkan harga yang dinilai masih rendah dan tidak sebanding dengan kebutuhan hidup.
  • Penurunan harga kakao berdampak pada perekonomian petani, terutama saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Harga kakao kering dan pinang muda di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan stabil.

Baca juga: Harga Kakao di Aceh Tenggara Merosot Tajam Hari Ini 20 Februari 2026

Harga kakao kering saat ini mencapai Rp32.000 per kilogram (Kg), sedangkan pinang muda dijual Rp4.000 per kg.

"Sudah tiga hari ini harga kakao kering di tingkat petani di Agara Rp 32.000 per kilogram," ujar seorang tauke (pengepul) kakao di Aceh Tenggara, Sabri alias Win kepada TribunGayo.com, Minggu (22/2/2026).

Hal serupa disampaikan tauke pinang muda di Aceh Tenggara, Sabirin.

Ia mengatakan harga pinang muda sudah cukup lama stabil di pasaran karena komoditas tersebut dijual ke Medan, sehingga harganya mengikuti pasar Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: Update Harga Kakao Jelang Ramadhan di Gayo Lues, Turun Jadi Rp30.000 per Kg 

Petani Keluhkan Harga Turun

Sementara itu, Asbi, salah seorang petani kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, mengeluhkan harga kakao kering di pasaran.

Menurutnya, turunnya harga kakao berdampak pada perekonomian petani.

Harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya tidak sebanding dengan harga jual hasil panen kakao.

"Misalnya, panen raya memuaskan. Namun, harga murah di pasaran, sementara kebutuhan cukup banyak dalam menjalani puasa Ramadan dan menghadapi Lebaran Idul Fitri.

Ini tentunya membutuhkan uang untuk beli baju lebaran dan aneka kue lebaran. Tetapi, kalau terus harga kakao anjlok, tentunya sulit bisa memenuhi kebutuhan tersebut," katanya.

Hal senada juga diungkapkan petani Kakao M Hanif dan petani kakao lainnya. (*)

Baca juga: Update Harga Kakao di Aceh Tenggara, Turun Lagi Rp 3.000 per Kg

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved