Berita Aceh Tenggara Hari Ini
Imbas Peralihan ke Pertalite, Antrean Panjang Kendaraan Mengular di SPBU Lawe Kihing dan Kuning
Pantauan Wartawan TribunGayo.com, antrean panjang ini menyebabkan arus lalu lintas di lintas jalan nasional Aceh Tenggara-Medan terganggu.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax 92 menjadi Rp 16.650 per liter.
- Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat di Aceh Tenggara beralih ke pengisian BBM subsidi Pertalite.
- Sehingga mengakibatkan antrean panjang di SPBU Lawe Kihing dan SPBU Kuning Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Senin (15/6/2026).
- Pantauan Wartawan TribunGayo.com, antrean panjang ini menyebabkan arus lalu lintas di lintas jalan nasional Aceh Tenggara-Medan terganggu.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax 92 menjadi Rp 16.650 per liter.
Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat di Aceh Tenggara beralih ke pengisian BBM subsidi Pertalite.
Sehingga mengakibatkan antrean panjang di SPBU Lawe Kihing dan SPBU Kuning Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, Senin (15/6/2026).
Pantauan Wartawan TribunGayo.com, antrean panjang ini menyebabkan arus lalu lintas di lintas jalan nasional Aceh Tenggara-Medan terganggu.
Karena, daerah tersebut merupakan lintasan yang setiap saat dilintasi kendaraan menuju Medan dan sebaliknya dari Medan ke Kutacane hingga Gayo Lues.
Seorang pengendara sepeda motor, Syaifullah mengatakan pagi hari sudah antre karena masyarakat ramai mengisi BBM sepeda motor maupun becak mesin, karena ada yang ke kebun.
Antrean Sejak Pagi
Pantauan TribunGayo.com sekitar pukul 08.45 WIB, antrean panjang kenderaan terlihat di SPBU Lawe Kihing dan SPBU Kuning, Kecamatan Bambel.
Bukan hanya itu, antrean juga terlihat di SPBU Lawe Desky Kecamatan Babul Makmur persisnya di Desa Sabilussalam, namun antrean tak berlangsung lama.
Harga BBM di Aceh Terkini
PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk BBM jenis gasoline, khususnya Pertamax dan Pertamax Green 95.
Kenaikan harga ini berlaku di seluruh wilayah pemasaran Pertamina, termasuk Provinsi Aceh.
Berdasarkan informasi yang dirilis Pertamina, harga Pertamax (RON 92) di Aceh kini dibanderol Rp16.650 per liter.
Sementara harga Pertamax Green 95 secara nasional mengalami penyesuaian menjadi Rp17.000 per liter.
Selain Pertamax, beberapa jenis BBM non-subsidi lainnya yang berlaku di Aceh juga berada pada level harga yang lebih tinggi.
Pertamax Turbo tercatat dijual Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex mencapai Rp25.350 per liter.
Di sisi lain, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan.
Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar bersubsidi bertahan di angka Rp6.800 per liter. (*)
Baca juga: Pasokan BBM Tak Stabil, SPBU di Aceh Tenggara Dipadati Antrean Kendaraan
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Stabil Diangka Rp 55.000/Kg
| Pasokan BBM Tak Stabil, SPBU di Aceh Tenggara Dipadati Antrean Kendaraan |
|
|---|
| Miliki 0,15 Gram Sabu, Warga Lawe Alas Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara |
|
|---|
| LSM Penjara Aceh Minta Pemkab Aceh Tenggara Perjelas Sumber Gaji PPPK Paruh Waktu, Begini Kata BPKD |
|
|---|
| Miliki 4 Paket Sabu Seberat 0,52 Gram, Warga Kecamatan Lawe Alas Aceh Tenggara Ditangkap Polisi |
|
|---|
| SMA dan SMK Kekurangan Siswa, Pengamat Pendidikan di Aceh Tenggara Sebut Kualitas Pendidikan Dicari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/antrean-di-spbu-aceh-tenggara-1506_1.jpg)