Senin, 27 April 2026

Keber Bener Meriah

Buka Konsultasi Publik RKPD 2027, Wabup Tekankan Transformasi Ekonomi dan Penanganan Stunting

Wabup menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan periode krusial bagi kesinambungan pembangunan daerah ditengah dinamika ekonomi global dan nasional. 

Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
ISTIMEWA
FORUM KONSULTASI PUBLIK - Wakil Bupati Bener Meriah, Ir Armia memimpin Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan itu berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Senin (13/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dalam arahannya, Wabup Armia menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan periode krusial bagi kesinambungan pembangunan daerah ditengah dinamika ekonomi global dan nasional. 
  • Kemudian Wabup Armia memaparkan tiga poin utama fokus pemerintah daerah, yakni transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas hidup, serta keberlanjutan lingkungan.

TribunGayo.com, REDELONG - Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah, Ir Armia memimpin Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Senin (13/4/2026). 

Dalam arahannya, Wabup Armia menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan periode krusial bagi kesinambungan pembangunan daerah ditengah dinamika ekonomi global dan nasional. 

Maka ia menekankan bahwa meskipun sektor pertanian kopi gayo, pariwisata, dan UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi yang tangguh, pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri karena masih terdapat sejumlah tantangan besar yang harus dituntaskan.

"Kita tidak boleh berpuas diri. masih ada pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama," ujar Wabup.

Hal ini kata Wabup berkaitan dengan penanggulangan pascabencana cuaca ekstrem, peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang merata hingga ke pelosok kampung.

Kemudian penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan pangan serta nilai tambah produk pertania dan percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik. 

"Untuk itu saya berharap melalui forum ini, rancangan awal RKPD tahun 2027 harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat," harapnya.

Tiga Poin Utama Fokus Pemerintah Daerah

Kemudian Wabup Armia memaparkan tiga poin utama fokus pemerintah daerah, yakni transformasi ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas hidup, serta keberlanjutan lingkungan.

Dalam aspek ekonomi, ia menginstruksikan agar petani kopi tidak lagi sekadar menjadi produsen bahan mentah, melainkan pemain utama dalam industri olahan. 

Di sektor kualitas hidup, pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas mutlak agar tidak ada warga yang putus sekolah atau kesulitan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, sebagai daerah tangkapan air, pembangunan di Bener Meriah diwajibkan selaras dengan pelestarian alam demi menjamin ketersediaan air dan udara bersih bagi generasi mendatang.

Dihadapan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan yang hadir, Armia menegaskan agar forum ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan. 

"Kita meminta seluruh jajaran pemerintah untuk menyimak dengan saksama masukan konstruktif dari masyarakat guna menyusun rencana yang membumi," tegasnya.

Sementara itu mengingat keterbatasan anggaran, Wabup menekankan pentingnya inovasi dan semangat gotong royong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat, mulai dari wilayah Pintu Rime Gayo hingga ke Samar Kilang.

"Mari kita susun rencana yang membumi, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dari Pintu Rime Gayo hingga ke Samar Kilang.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved