Keber Bener Meriah
El Nino dan Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Bener Meriah Diminta Waspada Karhutla dan Krisis Air
Dampak El Nino adalah fenomena yang mengurangnya curah hujan yang mengakibatkan kekeringan di wilayah Indonesia.
Penulis: Bustami | Editor: Sri Widya Rahma
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kemarau panjang dan cuaca ekstrem.
- El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang berdampak pada perubahan pola cuaca global, termasuk Indonesia.
- Pemkab mengingatkan masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih dan menyiapkan cadangan air.
TribunGayo.com, REDELONG - Warga Kabupaten Bener Meriah diimbau agar mencegah terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah Besok 28 April 2026, Mayoritas Alami Hujan Ringan
Imbauan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah menyusul adanya prediksi kemarau panjang yang menyengat melanda Indonesia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Bener Meriah, Ilham Abdi dalam keterangannya pada Rabu (29/4/2026), mengatakan jika kemarau tersebut bisa berdampak bahaya pada hutan dan lahan.
Maka Pemerintah mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino.
"Kondisi ini diprediksi memicu penurunan curah hujan, peningkatan suhu udara, kekeringan, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," ujarnya.
Apa Itu El Nino?
Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (29/4/2026), El Nino adalah fenomena iklim global yang ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di atas rata-rata normal.
Fenomena ini melemahkan angin pasat, yang mengubah pola awan dan hujan secara drastis, sehingga memicu kekeringan panjang di Indonesia.
Dampak El Nino adalah fenomena yang mengurangnya curah hujan yang mengakibatkan kekeringan di wilayah Indonesia.
Dan terjadi kemarau panjang yang berdampak kebakaran hutan karena dedaunan mengering.
Baca juga: Prediksi Cuaca Bener Meriah Besok 28 April 2026, Hujan Ringan Terjadi di Beberapa Wilayah
Imbauan Pemkab Bener Meriah
Kadis Kominfo Bener Meriah mengatakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ini telah mengubah pola cuaca di berbagai wilayah Indonesia.
Maka dampak yang mulai dirasakan meliputi musim kemarau yang lebih panjang, krisis air bersih, gangguan pada sektor pertanian, hingga ancaman kesehatan akibat paparan panas dan debu.
"Jadi masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang terjadi. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan sangat penting untuk meminimalkan risiko dampak El Nino," bebernya.
Sementara guna mengantisipasi dampak tersebut, Pemkab Bener Meriah mengeluarkan sejumlah poin instruksi bagi warga, di antaranya menghemat penggunaan air bersih.
Kemudian menyiapkan cadangan air, serta dilarang keras melakukan pembakaran lahan atau sampah yang dapat memicu kebakaran luas.
Sektor pertanian juga diminta segera menyesuaikan pola tanam berdasarkan ketersediaan air irigasi yang ada.
| Cegah Stunting, Kelompok 3B di Bener Meriah Mulai Terima Program Makanan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Pemkab Bener Meriah Gelar Layanan Adminduk Khusus Korban Bencana pada 27-28 April |
|
|---|
| Bupati Bener Meriah Terima Bantuan Khusus Penanganan Bencana Rp 25 Miliar dari Kota Pematangsiantar |
|
|---|
| Wujudkan Birokrasi Profesional, Pemkab Bener Meriah Gelar Uji Kompetensi Pejabat Pratama |
|
|---|
| Bupati Bener Meriah Audiensi dengan SCOPI, Bahas Tiga Agenda Utama Pemulihan Sektor Kopi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/KADIS-KOMINFO-BENER-MERIAH-Ilham-Abdi-1.jpg)