Jumat, 8 Mei 2026

Status Gunung Burni Telong

Status Gunung Burni Telong Waspada, Warga dan Wisatawan Diminta Menjauhi Kawah

Gempa tektonik dengan magnitude 4.3 skala richter berpusat 15 Km Timur Laut di Bener Meriah, atau 16 Km dari kawah Gunung Burni Telong.

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Budi Fatria
Pos Pengamatan Gunung Burni Telong
GUNUNG BURNI TELONG WASPADA - Aktivitas Gunung Burni Telong, di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dilaporkan kembali mengalami peningkatan pada, Selasa (25/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Status Gunung Burni Telong, resmi dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada 25 November 2025.
  • Peningkatan ini dipicu gempa tektonik bermagnitudo 4,3 SR yang berpusat 15 Km Timur Laut Bener Meriah, diikuti aktivitas vulkanik berupa 18 kali gempa vulkanik dalam, 6 kali gempa tektonik lokal, dan 6 kali gempa tektonik jauh.
  • Meski aktivitas kegempaan meningkat, pengamatan visual belum menunjukkan adanya hembusan asap kawah.

 

Laporan Wartawan Tribungayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Aktivitas Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dilaporkan kembali mengalami peningkatan.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menaikkan status Gunung Burni Telong dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada), pada Selasa (25/11/2025) hari ini.

Hal ini dipicu akibat gempa tektonik dengan magnitude 4.3 skala richter yang berpusat 15 Km Timur Laut, di Kabupaten Bener Meriah, atau sekitar 16 Km dari kawah Gunung Burni Telong.

Gempa tektonik yang terjadi pada, Selasa (25/11/2025) sekira pukul 00.30 WIB, dini hari, lantas diikuti oleh peningkatan gempa vulkanik di Gunung Burni Telong.

Berdasarkan data laporan yang dirilis Badan Geologi dan Pos Pengamatan Gunung Burni Telong,  peningakatan aktivitas kegempaan yang terekam sebanyak 18 kali gempa vulkanik dalam.

Baca juga: Status Gunung Burni Telong Kembali Naik Level Waspada Pasca Gempa Tektonik

Dimana, gempa vulkanik dalam ini disertai pula rekaman gempa tektonik lokal sebanyak 6 kali, dan 6 kali gempa tektonik jauh.

Meski ada peningkatan kegempaan, berdasarkan pengamatan visual menunjukkan aktivitas hembusan asap kawah masih belum teramati di Gunung Burni Telong.

Gunung Api yang berada di ketinggian 2.617 Meter di Atas Permukaan Laut (MDPL) itu, berstatus Level II (Waspada).

Level II atau Waspada, sebenarnya masib sangat aman, karena masih ada dua level lagi yaitu Level III (Siaga) dan Level IV (Awas).

Warga Diimbau Jangan Panik

Bupati Bener Meriah melalui Kadis Kominfo Bener Meriah, Ilham Abdi mengimbau masyarakat khususnya di Bener Meriah, agar tetap tenang, dan jangan panik.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, serta mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang," minta Ilham Abdi.

Lanjutnya, masyarakat dan pengunjung ataupun pendaki Gunung Burni Telong direkomendasi untuk tidak mendekati area kawah Burni Telong dalam radius 1.5 kilometer.

Serta tidak berada di daerah fumarol dan solfatara pada saat cuaca mendung atau hujan karena konsentrasi gas dapat membahayakan kehidupan.

Sejarah Letusan Burni Telong

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved