Status Gunung Burni Telong
Status Siaga, Aktivitas Vulkanik Gunung Api Burni Telong di Bener Meriah Masih Tinggi
Sebelumnya pada Selasa (30/12/2025), Badan Geologi resmi meningkatkan status Gunung Burni Telong dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Sebelumnya pada Selasa (30/12/2025), Badan Geologi resmi meningkatkan status Gunung Burni Telong dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
- Kenaikan status ini dipicu oleh rangkaian gempa di Bener Meriah yang diikuti peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan.
- Meningkatnya aktivitas Burni Telong memicu kepanikan warga, terutama setelah serangkaian gempa mengguncang kawasan tersebut.
- Hingga saat ini, sebanyak 2.500 warga telah dievakuasi ke titik-titik pengungsian.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG – Aktivitas kegempaan di Gunung Api Burni Telong hingga saat ini dilaporkan masih fluktuatif, baik untuk jenis gempa vulkanik maupun tektonik.
Sebelumnya pada Selasa (30/12/2025), Badan Geologi resmi meningkatkan status Gunung Burni Telong dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Kenaikan status ini dipicu oleh rangkaian gempa di wilayah Bener Meriah yang diikuti peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan.
Sebagai informasi, Level III (Siaga) merupakan tahap krusial karena hanya berjarak satu tingkat sebelum mencapai level tertinggi, yaitu Level IV (Awas) atau fase erupsi.
Data Kegempaan Dua Hari Terakhir
Berdasarkan data yang dihimpun TribunGayo.com, Jumat (2/1/2026) dari Pos Pengamatan Gunung Api Burni Telong, geliat kegempaan masih terus terjadi pasca-kenaikan status.
- Rabu (31/12/2025): Tercatat 27 kali gempa vulkanik dalam, 20 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa tektonik lokal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.
- Kamis (1/1/2026): Tercatat 21 kali gempa vulkanik dalam, 6 kali gempa vulkanik dangkal, dan 1 kali gempa tektonik lokal.
2.500 Warga Mulai Mengungsi
Meningkatnya aktivitas Burni Telong memicu kepanikan warga, terutama setelah serangkaian gempa mengguncang kawasan tersebut.
Hingga saat ini, sebanyak 2.500 warga Kabupaten Bener Meriah telah dievakuasi ke titik-titik pengungsian.
Bupati Bener Meriah, Tagore Abu Bakar, menjelaskan bahwa pengungsi kini tersebar di beberapa lokasi seperti Rongka, Simpang Balik, dan Lampahan.
"Warga mulai mengungsi sejak dini hari setelah merasakan getaran gempa yang cukup kuat.
Seharusnya evakuasi hanya dilakukan untuk warga Desa Pantan Pediangen dan Rembune.
Namun kepanikan meluas hingga ke Desa Bandar Lampahan dan Damaran," kata Tagore saat mendampingi Kepala BNPB meninjau lokasi pengungsian di Universitas Syiah Kuala (USK) Lampahan, Rabu (31/12/2025).
Dukungan Pemerintah Pusat
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik dan mendengarkan keluhan warga di tenda pengungsian.
"Kami telah menginformasikan kepada masyarakat bahwa status gunung saat ini adalah Level III.
Kami berharap kondisi ini segera membaik sehingga statusnya bisa turun kembali ke Level II dan masyarakat dapat pulang ke rumah masing-masing," kata Suharyanto.
gunung api
Burni Telong
Bener Meriah
Redelong
siaga
vulkanik
tektonik
berita gayo hari ini
TribunGayo.com
| Update Aktivitas Gunung Burni Telong Bener Meriah: Gempa Vulkanik Masih Fluktuatif |
|
|---|
| Gunung Burni Telong di Bener Meriah Masih Bergeliat, Dua Hari Bisa 31 Kali Gempa Vulkanik Dalam |
|
|---|
| Aktivitas Kegempaan Burni Telong Bener Meriah Melandai, Warga Tetap Diminta Jauhi Kawah |
|
|---|
| Karst Aceh: Waspadai Gempa Dangkal Burni Telong, Jadi Penentu Kesiapsiagaan |
|
|---|
| Aktivitas Vulkanik Gunung Burni Telong Meningkat Pasca Gempa 4,1 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/gunung-burni-telong-di-bener-meriah-0201.jpg)