Status Gunung Burni Telong
Update Aktivitas Burni Telong: Gempa Vulkanik Dalam Masih Mendominasi, Status Waspada Berlanjut
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, tercatat terjadi penurunan tipis pada jumlah gempa vulkanik dibandingkan pada hari sebelumnya.
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Berdasarkan data terbaru dari Pos Pengamatan Gunung Api pada Sabtu (17/1/2026), gunung dengan ketinggian 2.623 mdpl ini tetap bertahan pada Status Level II (Waspada).
- Sementara dengan masih adanya gempa vulkanik dalam ini mengindikasikan bahwa tekanan di dalam tubuh gunung masih aktif, sehingga masyarakat diminta untuk tidak lengah.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Aktivitas bawah permukaan gunung api Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dilaporkan masih menunjukkan fluktuasi yang signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari Pos Pengamatan Gunung Api pada Sabtu (17/1/2026), gunung dengan ketinggian 2.623 mdpl ini tetap bertahan pada Status Level II (Waspada).
Meski secara visual tidak teramati adanya asap yang keluar dari kawah utama, instrumen pemantau merekam adanya pergerakan energi dari dalam bumi yang ditandai dengan belasan kali gempa vulkanik.
Detail Laporan Kegempaan pada 17 Januari 2026
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, tercatat terjadi penurunan tipis pada jumlah gempa vulkanik dibandingkan pada hari sebelumnya.
Berikut rinciannya:
- Gempa Vulkanik Dalam: 13 kali (Amplitudo 17-55 mm, Durasi 9-25 detik).
- Gempa Tektonik Lokal: 2 kali (Amplitudo 34-40 mm, Durasi 30-45 detik).
- Gempa Tektonik Jauh: 2 kali (Amplitudo 7-8 mm, Durasi 57-75 detik).
Sementara dengan masih adanya gempa vulkanik dalam ini mengindikasikan bahwa tekanan di dalam tubuh gunung masih aktif, sehingga masyarakat diminta untuk tidak lengah.
Kondisi Cuaca dan Visual
Secara umum, cuaca di sekitar puncak Burni Telong terpantau cerah hingga berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang menuju arah Timur dan Tenggara, suhu udara 18-24 derajat celsius.
Gunung terlihat jelas hingga terkadang tertutup kabut (0-II). Tidak teramati adanya hembusan asap kawah sama sekali (nihil).
Rekomendasi Keamanan dari PVMBG
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui penyusun laporan, Muhammad Saiful Zulkiram dan Suwardi Putra, pada Minggu (18/1/2026) menegaskan kembali beberapa poin penting bagi warga dan wisatawan:
- Radius Steril: Masyarakat, pengunjung, maupun pendaki dilarang mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer dari puncak.
- Waspada Gas Beracun: Sangat dilarang berada di area fumarola dan solfatara (lubang gas) saat cuaca mendung atau hujan, karena konsentrasi gas berbahaya dapat meningkat dan mengancam keselamatan jiwa.
- Sumber Informasi: Warga dihimbau tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada informasi resmi dari aplikasi MAGMA Indonesia atau pos pengamatan setempat. (*)
Baca juga: Update Gunung Burni Telong, 17 Januari 2026: Alami Belasan Gempa Vulkanik
Baca juga: Update Aktivitas Gunung Burni Telong: Gempa Vulkanik Meningkat, Status Waspada Bertahan
Baca juga: Dalam Dua Hari 25 Gempa Vulkanik Terdeteksi di Gunung Burni Telong, Warga Dilarang Mendekati Kawah
| Gunung Burni Telong di Bener Meriah Masih Bergeliat, Dua Hari Bisa 31 Kali Gempa Vulkanik Dalam |
|
|---|
| Aktivitas Kegempaan Burni Telong Bener Meriah Melandai, Warga Tetap Diminta Jauhi Kawah |
|
|---|
| Karst Aceh: Waspadai Gempa Dangkal Burni Telong, Jadi Penentu Kesiapsiagaan |
|
|---|
| Aktivitas Vulkanik Gunung Burni Telong Meningkat Pasca Gempa 4,1 |
|
|---|
| Bener Meriah Diguncang Gempa 4,1, Ini Status Gunung Burni Telong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/gunung-api-burni-telong-di-bener-meriah-1801.jpg)