Berita Bener Meriah Hari Ini
Progres Pembangunan Huntara di Bener Meriah: 36 Unit di Tunyang Rampung
Posisi pembangunan huntara dibagi ke dalam 19 barak bagi warga terdampak bencana di Kampung Tunyang, Timang Gajah, Bener Meriah.
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Ringkasan Berita:
- Camat Timang Gajah, Andi Syahputra, menjelaskan bahwa progres pembangunan menunjukkan tren positif, dimana pada tahap awal telah diselesaikan 4 barak yang mencakup 36 unit hunian.
- Pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari strategi jangka pendek pemerintah daerah untuk menstabilkan kondisi sosial masyarakat sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah saat ini sedang memprioritaskan percepatan pembangunan 228 unit hunian sementara (Huntara) di Kecamatan Timang Gajah.
Posisi pembangunan huntara dibagi ke dalam 19 barak bagi warga terdampak bencana di Kampung Tunyang, Timang Gajah, Bener Meriah.
Pembangunan ini diambil sebagai upaya nyata pemulihan pascabencana guna menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar tempat tinggal bagi masyarakat.
Camat Timang Gajah, Andi Syahputra, menjelaskan bahwa progres pembangunan menunjukkan tren positif, dimana pada tahap awal telah diselesaikan 4 barak yang mencakup 36 unit hunian.
Selain itu satu barak berisi 12 unit sudah siap huni dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung dasar.
"Jadi seluruh unit ini ditargetkan dapat ditempati sebelum memasuki bulan suci Ramadan agar warga dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, nyaman dan aman," ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Menurut Andi, pembangunan Huntara ini merupakan bagian dari strategi jangka pendek pemerintah daerah untuk menstabilkan kondisi sosial masyarakat sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan instansi terkait untuk memastikan setiap unit memenuhi standar kelayakan dan selesai tepat waktu.
"Terpenting dengan adanya penyediaan hunian yang layak ini, warga Kampung dapat segera menata kembali aktivitas sehari-hari dengan lebih baik," pungkasnya.
Longsor dan Banjir Bandang Melanda Bener Meriah
Bencana longsor dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Bener Meriah pada akhir November 2025 hingga awal 2026 meninggalkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat.
Dampak utama dari bencana ini satu diantaranya kerusakan infrastruktur. Banyak rumah warga, jalan, dan jembatan rusak parah.
Kemudian akses transportasi sempat lumpuh karena jalur utama tertutup material longsor dan jembatan putus.
Tak hanya itu, lahan pertanian yang menjadi sumber ekonomi utama masyarakat setempat juga luluh lantak akibat banjir dan longsor.
Sebab itu, Pemerintah membangun huntara bagi warga terdampak bencana tersebut. (*)
Baca juga: Kemensos Salurkan Jadup Dampak Bencana yang Data Sudah Lengkap untuk Bener Meriah dan Aceh Tengah
Baca juga: Sempat Alami Penurunan, Harga Emas Hari Ini di Bener Meriah Tak Ada Pergerakan
Baca juga: Prabowo Transfer Rp 4,5 Miliar Bantuan Meugang untuk Korban Bencana di Bener Meriah
| Luar Biasa! 12 Tahun Tanpa Putus, Bener Meriah Kembali Sabet Predikat WTP dari BPK |
|
|---|
| 355 Calon Reje di Bener Meriah Siap Bertarung, Ini Jadwal Pilkades |
|
|---|
| Resmi Ditahan, Ini Sederet Pasal Berlapis yang Menjerat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi SPBU BUMDesma |
|
|---|
| Kasus SPBU BUMDesma Rugikan Negara Rp1,4 M, Kejari Bener Meriah Resmi Tahan Satu Tersangka |
|
|---|
| Seorang Pria di Bener Meriah Dituntut 6 Tahun Penjara Usai Simpan Paket Sabu Milik Pelaku DPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/pembangunan-huntara-di-bener-meriahh-1202.jpg)