Berita Bener Meriah Hari Ini
Tuntut Kejelasan Anggaran PORA, Pengurus Cabor Datangi Kantor DPRK Bener Meriah
Pengurus cabang olahraga dibawah KONI Bener Meriah, mendatangi Gedung DPRK Bener Meriah tuntut kejelasan anggaran PORA.
Penulis: Bustami | Editor: Budi Fatria
Ringkasan Berita:
- KONI Bener Meriah menilai alokasi Rp 200 juta dari Pemkab sangat jauh dari usulan Rp 2 miliar untuk membiayai 117 atlet dari 13 cabang olahraga yang lolos ke PORA.
- Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyatakan dukungan terhadap kontingen, namun menegaskan anggaran harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang sedang defisit dan kebutuhan penanganan pascabencana.
Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Ratusan pengurus cabang olahraga dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bener Meriah, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat pada Rabu (1/4/2026).
Kedatangan para pengurus cabor ini bertujuan untuk menggelar audiensi terkait minimnya alokasi anggaran pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya, November 2026 mendatang.
Pihak KONI menyuarakan kekecewaannya lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200 juta.
Padahal, KONI telah mengajukan usulan kebutuhan riil sebesar Rp 2 miliar untuk membina dan memberangkatkan 117 atlet dari 13 cabang olahraga (Cabor) yang telah lolos kualifikasi.
Baca juga: Cuaca Bener Meriah Hari Ini Senin 1 April 2026: Enam Kecamatan Diprediksi Hujan Ringan hingga Sedang
“Kami ingin kejelasan, atas dasar apa Pemkab hanya mengalokasikan Rp 200 juta?. Sementara usulan kami sebesar Rp 2 miliar itu sudah melalui perhitungan rinci, bahkan belum termasuk bonus atlet,” tegas Sekretaris KONI Bener Meriah, Saswin Efendi.
Nada lebih keras dilontarkan Ketua Harian KONI Bener Meriah, Hidayat.
Ia menilai kecilnya angka tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap martabat atlet daerah.
"Anggaran Rp 200 juta itu adalah bentuk penghinaan dan pengebirian atlet di Bener Meriah," ujarnya.
Ini Tututan KONI Bener Meriah
Ketua Bidang OKK KONI Bener Meriah, Konadi, ikut menegaskan pihaknya dalam aksi ini membawa empat tuntutan mendasar.
Mulai dari anggaran rutin pembinaan, pengalokasian dana kontingen PORA, hingga permintaan agar seluruh anggaran pelaksanaan PORA disalurkan langsung melalui KONI.
Tak hanya itu, KONI juga melayangkan ultimatum keras.
"Jika tuntutan ini tidak diindahkan, kami akan turun aksi bersama seluruh atlet dan pelaku olahraga," tegas Konadi.
Selain itu ia juga turut menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami dunia olahraga daerah. Menurutnya, selama ini banyak pengurus cabor yang terpaksa merogoh kocek pribadi untuk biaya pembinaan.
"Ini sangat miris. Atlet adalah aset daerah, tapi tidak diprioritaskan. Jika terus dibiarkan, jangan heran jika banyak atlet berprestasi kita pindah membela daerah lain yang lebih peduli,"ungkapnya.
Pemkab Komit Dukung Kontigen Daerah
| Pemkab Bener Meriah belum Realisasikan Janji Pembangunan Jembatan Weh Kanis, Dikeluhkan Warga |
|
|---|
| Respons Keluhan KONI, Pemkab Bener Meriah akan Rasionalisasi Anggaran PORA |
|
|---|
| Hendak Cuci Mobil, Seorang Petani di Bener Meriah Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sungai Wonosobo |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Bener Meriah Hanguskan Rumah dan Rugikan Korban Rp 100 Juta |
|
|---|
| Sejumlah Korban Banjir di Bener Meriah Protes belum Terima Huntara, Begini Tanggapan Pemkab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Pengurus-KONI-Bener-Meriah-6.jpg)