Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bener Meriah Hari Ini

Imbas Jalan Rusak, Semen Langka dan Mahal di Bener Meriah

Material bangunan jenis semen mengalami kelangkaan di wilayah Kabupaten Bener Meriah. 

Tayang:
Penulis: Bustami | Editor: Mawaddatul Husna
Serambinews.com
SEMEN LANGKA - File foto pekerja di gudang semen sedang memuat semen untuk didistribusikan ke konsumen di Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Senin (20/2/2023). Material bangunan jenis semen mengalami kelangkaan di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Jumat (5/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Material bangunan jenis semen mengalami kelangkaan di wilayah Kabupaten Bener Meriah
  • Kondisi tersebut dikeluhkan oleh para rekanan atau kontraktor yang sedang menjalankan proyek pembangunan pemerintah.
  • Saat ini, harga semen padang di Bener Meriah yang biasanya berkisar antara Rp 69.000 hingga Rp 70.000 per sak telah melonjak mencapai Rp 73.000 per sak.
  • Penyebab utama kelangkaan semen ini adalah akses jalan yang rusak parah akibat diterjang bencana.

​Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

​TribunGayo.com, REDELONG - Material bangunan jenis semen mengalami kelangkaan di wilayah Kabupaten Bener Meriah

Informasi yang dihimpun TribunGayo.com, Jumat (5/6/2026) menunjukkan bahwa kelangkaan semen di Bener Meriah ini telah berlangsung hampir dua pekan. 

Kondisi tersebut dikeluhkan oleh para rekanan atau kontraktor yang sedang menjalankan proyek pembangunan pemerintah.

​Tak hanya para rekanan, warga setempat juga merasakan dampak langsung dari kelangkaan ini karena kesulitan mendapatkan semen di pasaran untuk kebutuhan pembangunan mereka.

Salah seorang konsumen, Juhri Adha ST yang akrab disapa Cek Joe, membenarkan bahwa semen sudah langka selama hampir dua minggu terakhir.

Selain langka, harga komoditas tersebut juga melonjak tajam.

Saat ini, harga semen Padang di Bener Meriah yang biasanya berkisar antara Rp 69.000 hingga Rp 70.000 per sak telah melonjak mencapai Rp 73.000 per sak.

​"Semen memang sedang sangat langka dan mahal di pasar.

Padahal, saat ini sedang masa pembangunan pascabencana yang melanda Bener Meriah," ujar Cek Joe.

Akses Jalan Rusak Parah

​Ia menjelaskan, penyebab utama kelangkaan semen ini adalah akses jalan yang rusak parah akibat diterjang bencana.

Kerusakan terjadi baik di jalur lintas nasional Bireuen–Takengon maupun di jalur lintas KKA.

​"Semua kendala bermuara pada masalah jalan.

Oleh karena itu, kami berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan tersebut agar distribusi barang kembali lancar," harapnya.

Kelangkaan semen juga dibenarkan oleh Pemilik Toko Bangun Hidup Subur di Simpang Pante Raya, Bener Meriah, Asmadi.

Menurutnya, pasokan semen langka tak hanya di wilayah Bener Meriah, tapi di Kabupaten Bireuen juga ikut langka.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved