Berita Aceh
Gubernur Aceh Bertemu Bos Mubadala Energy, Ini yang Dibahas
Gubernur Aceh sudah sejak lama berkeinginan untuk bertemu langsung dengan pihak Mubadala Energy.
TRIBUNGAYO.COM - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) gelar pertemuan khusus dengan pihak Mubadala Energy di salah satu hotel di Jakarta, Kamis (2/10/2025) malam.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momen penting bagi pemerintah Aceh.
Pasalnya, Gubernur Aceh sudah sejak lama berkeinginan untuk bertemu langsung dengan pihak Mubadala Energy.
Apa Itu Mubadala Energy?
Untuk diketahui, Mubadala Energy adalah perusahaan energi internasional asal Uni Emirat Arab (UEA) yang berfokus pada pengelolaan Minyak dan Gas Bumi (Migas).
Mubadala Energy mengelola blok-blok migas di laut dan darat, dengan mayoritas produksinya berasal dari gas alam.
Gas ini digunakan untuk pembangkit listrik, industri dan kebutuhan domestik maupun ekspor.
Selain mengelola, Mubadala Energy juga lakukan eksplorasi (pencarian sumber daya alam) dan produksi di berbagai wilayah, salah satunya adalah di Blok South Andaman, lepas pantai Aceh.
Dimana, Mubadala Energy menjadi operator utama Proyek Pengembangan Wilayah Kerja South Andaman.
Diketahui, Blok South Andaman memiliki dua sumur migas yang telah terbukti memiliki cadangan, yaitu Layaran-1 dan Tangkulo-1.
Dari sumur Layaran-1 saja, diungkap terdapat cadangan gas mencapai 6 TCF atau triliun kaki kubik.
Uji alir dari sumur tersebut telah dilakukan dan berhasil mengalirkan gas.
Pertemuan Gubernur Aceh dengan Pihak Mubadala Energy
Dalam pertemuan khusus tersebut, Gubernur Aceh hadir bersama mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2022, Dahlan Jamaluddin, serta sosiolog Aceh Prof Humam Hamid.
Mereka disambut langsung oleh Presiden Direktur Mubadala Energy Abdullah, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Eka Bhayu Setta, dan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Utara CW Wicaksono.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi langkah strategis bagi Gubernur Aceh untuk membuktikan komitmenya dalam kelancaran Proyek Pengembangan Wilayah Kerja South Andaman.
Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah Aceh mendukung penuh pelaksaan proyek tersebut, meski proyek South Andaman berada di luar 12 mil perairan Aceh.
“Ini bukan sekadar pertemuan formal, tapi bentuk nyata perhatian Gubernur terhadap proyek strategis nasional yang berdampak langsung pada Aceh,” ujar sumber terpercaya kepada Serambinews.com.
Mualem juga menyampaikan harapannya agar proyek tersebut dapat memperkuat ketahanan energi nasional dan dapat segera mulai produksi.
“Aceh ingin melihat Sumur Tangkulo segera mulai produksi. Ini sebagai wujud nyata manfaat proyek ini bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tegas Mualem, yang dikutip dari Serambinews.com pada Sabtu (4/10/2025).
Gubernur Aceh juga meminta agar seluruh pihak terkait untuk tetap bersinergi dalam mendukung kelancaran tahapan persiapan dan pelaksaan proyek tersebut. (*)
Sebagian berita ini telah tayang di Serambinews.com.
Baca juga: Bentuk Satgasus Tindak Tambang Emas Ilegal, Begini Penjelasan Gubernur Aceh Mualem
Baca juga: Mualem Minta Dibangun BLK Berspesifikasi Khusus di Aceh, Menaker: Insya Allah Kita Follow Up
Baca juga: Naik Rakit ke Kuala Baru Aceh Singkil, Gubernur Mualem akan Segera Bangun Jembatan
Gubernur Aceh
Muzakir Manaf
Mualem
perusahaan
Migas
Mubadala Energy
South Andaman
Uni Emirat Arab
TribunGayo.com
berita tribun gayo hari ini
berita aceh hari ini
| Polda Aceh Serahkan Tersangka Kasus Ujaran Kebencian di TikTok ke Jaksa, Terancam Penjara 5 Tahun |
|
|---|
| BPN Aceh Ajak Warga Segera Manfaatkan Program PTSL 2026 dengan Mendaftarkan Tanah untuk Disertifikat |
|
|---|
| Pompa Bio Solar di SPBU Lawe Desky Aceh Tenggara Rampung Diperbaiki, Pengisian Kembali Normal |
|
|---|
| Dua Kampung di Aceh Tengah Raih Penghargaan Website dan Media Sosial Terbaik |
|
|---|
| Pendataan Rampung, Aceh Tengah Siap Percepat Rehabilitasi Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/GUBERNUR-ACEH-BERTEMU-BOS-MUBADALA.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.