Sabtu, 18 April 2026

Ramadhan 2026

Sekda Aceh Minta Huntara dan Stok Logistik Rampung Sebelum Ramadhan

Sekda Aceh menekankan bahwa stabilitas kebutuhan pokok dan kelayakan tempat tinggal adalah harga mati menjelang Ramadhan.

ISTIMEWA
PEMBANGUNAN HUNTARA DAN HUNTAP - Sekda Aceh, M Nasir didampingi SKPA terkait dan BPN perwakilan Aceh menggelar rapat persiapan pembanguna huntara dan huntap bagi korban bencana Aceh, di Ruang Rapat Sekda, Selasa (27/1/2026). Sekda Aceh, M Nasir menginstruksikan seluruh jajaran SKPA dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pascabencana guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan aman, nyaman dan bermartabat, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Fokus utama pemerintah saat ini adalah memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke hunian sementara (huntara) yang lebih layak.
  • Dalam arahannya, Sekda Aceh menekankan bahwa stabilitas kebutuhan pokok dan kelayakan tempat tinggal adalah harga mati menjelang Ramadhan.
  • Saat ini, sebanyak 6.060 unit huntara telah dibangun, namun masih ada warga yang bertahan di tenda darurat.

TribunGayo.com, BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan pascabencana guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan aman, nyaman dan bermartabat.

Hal tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi evaluasi progres penanganan bencana sekaligus kesiapan menyambut bulan suci Ramadhan di Banda Aceh, Senin (16/2/2026).

Fokus utama pemerintah saat ini adalah memindahkan pengungsi dari tenda darurat ke hunian sementara (huntara) yang lebih layak.

Dalam arahannya, Sekda Aceh menekankan bahwa stabilitas kebutuhan pokok dan kelayakan tempat tinggal adalah harga mati menjelang Ramadhan.

Saat ini, sebanyak 6.060 unit huntara telah dibangun, namun masih ada warga yang bertahan di tenda darurat.

"Tidak boleh ada masyarakat yang tidak memiliki kepastian tempat tinggal. Saya minta percepat relokasi dari tenda ke huntara yang representatif.

Hunian bukan sekadar tempat berteduh, tapi menyangkut martabat dan perlindungan warga," tegas Sekda Aceh, M Nasir.

104 Unit Huntap di Aceh Utara

Selain huntara, pemerintah telah merampungkan 104 unit hunian tetap (huntap) di Aceh Utara.

Bagi warga yang masih menunggu proses pembangunan, pemerintah memastikan penyaluran Dana Tunggu Harian (DTH) sebesar Rp 600.000 per orang tetap berlanjut.

Terkait logistik, Sekda Aceh, M Nasir mewanti-wanti agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran antara APBA, BNPB, dan Kemensos.

Ia meminta pendistribusian bantuan berbasis data yang terverifikasi dan diperbarui secara berkala.

"Hindari pemborosan anggaran. Koordinasi antara BPBA, Dinas Sosial, dan kabupaten/kota harus intensif.

Pastikan tidak ada satu pun wilayah terdampak yang luput dari distribusi logistik," ucap M Nasir.

Di sektor kesehatan, meski 307 dari 309 Puskesmas sudah kembali beroperasi, Sekda meminta penguatan layanan hingga tiga bulan ke depan, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Gayo Lues.

Layanan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan juga menjadi prioritas.

Sekda Aceh Instruksikan Kebutuhan Siswa Segera Dipenuhi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved