Senin, 1 Juni 2026

Berita Aceh Hari Ini

Organda Aceh Minta Warga yang Menemukan Mopen Harga Tiket Mudik Dinaikkan Agar Dilaporkan

Organisasi Angkutan Darat (DPD Organda) Aceh meminta warga agar melaporkan bila menemukan mobil penumpang (mopen)

Tayang:
Editor: Rizwan
TribunGayo.com/Rasidan
TERMINAL - Terminal Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, terlihat sangat sepi sejak awal memasuki bulan puasa Ramadan 2026, Sabtu (21/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Organisasi Angkutan Darat (DPD Organda) Aceh meminta warga agar melaporkan bila menemukan mobil penumpang (mopen) yang menaikan harga tiket selama mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
  • Organda mengungkapkan bahwa harga tiket angkutan umum untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
  • Pihaknya menerapkan sistem tarif batas bawah dan batas atas dalam penentuan harga tiket angkutan.
 

TRIBUNGAYO.COM - Organisasi Angkutan Darat (DPD Organda) Aceh meminta warga agar melaporkan bila menemukan mobil penumpang (mopen) yang menaikan harga tiket selama mudik Lebaran Idul Fitri 2026.

Organda mengungkapkan bahwa harga tiket angkutan umum untuk mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.

"Apabila masyarakat menemukan adanya kenaikan harga tiket di lapangan, ia meminta agar segera melaporkannya kepada Organda agar dilakukan penegakan," ujar Ketua DPD Organda Aceh, Ramli.

“Tidak ada kenaikan harga tiket, nggak ada. Nah, itu kami jamin itu. Kalau memang masyarakat ada menemukan kenaikan harga laporkan kepada Organda,” kata Ramli kepada Serambinews.com, Jumat (13/3/2026).

Ramli menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem tarif batas bawah dan batas atas dalam penentuan harga tiket angkutan.

Tarif batas bawah biasanya berlaku pada hari-hari biasa, sedangkan tarif batas atas dapat diterapkan pada momen tertentu seperti libur tahun baru atau Lebaran.

Namun demikian, ia tidak bisa merincikan terkait besaran tarif batas bawah hingga batas atas.

Hal itu lantaran setiap daerah di Aceh memiliki jarak tempuh dan tarif yang berbeda.

 “Perbedaan antara tarif batas bawah dan tarif batas atas sekitar 20 persen perbandingannya. Kalau misal harga batas bahwa Rp 100 ribu, berarti harga batas atas bisa sekitar Rp 120 ribu. Tetapi tiap-tiap daerah beda tarifnya, misalnya ke Tamiang beda, ke wilayah barat selatan beda lagi,” ujarnya.

Ramli mengungkap, bahwa pihaknya telah mempersiapkan armada angkutan jauh-jauh hari guna memastikan kelancaran arus mudik masyarakat di Aceh.

Ia juga menekankan, salah satu fokus utama Organda saat ini adalah memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar layak jalan demi keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan tiket menjelang Lebaran.

Menurutnya, jumlah armada yang tersedia dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penumpang.

“Kita armada cukup banyaklah. Jadi nggak usah khawatir, kepada masyarakat kita mengimbau jangan khawatir tiket habis. Apalagi nanti dari Pemerintah Aceh juga kita laksanakan mudik gratis. Ini juga terbantu masyarakat. Kita sudah cek semua,” jelasnya. 

Jumlah armada cukup besar

Berdasarkan data Organda Aceh, jumlah armada angkutan yang siap melayani pemudik tahun ini cukup besar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved