Rabu, 29 April 2026

Doa untuk Anak

Ustadz Abdul Somad: Amalan dan Doa Orang Tua Agar Anak Mendapat Ganjaran Rezeki Berlimpah

Ia berkeyakinan bahwa rezeki yang didapatkan anaknya adalah berkat ridha Allah, dan salah satu cara mensyukurinya adalah dengan berbagi.

Tayang:
Penulis: Intan Mutia | Editor: Mawaddatul Husna
Instagram @ustadzabdulsomad_official
DOA REZEKI BERLIMPAH - Kisah yang dibagikan Ustadz Abdul Somad ini adalah pengingat bagi semua bahwa ada kunci rezeki yang jauh lebih mulia dari segala upaya duniawi, yaitu berbakti kepada orang tua, Senin (1/9/2025). 

TRIBUNGAYO.COM - Siapa sangka, menyenangkan hati orang tua tanpa kenal batas akan memberi sang anak sejumlah kebaikan dan manfaat.

Bahkan, seorang anak yang terus berusaha menyenangkan hati orang tua akan mendapat ganjaran dari Allah SWT dengan rezeki yang berlimpah.

Karena tanpa disadari, doa dari orang tua itu bisa datang dari setiap hal kecil yang dilakukan oleh anak mereka.

Seperti sebuah kisah yang diceritakan oleh penceramah kondang Ustadz Abdul Somad seperti dilansir TribunGayo.com dari Kanal Jejak Wali.

Yaitu dengan judul “Berlimpah Rezeki Berkat Menyenangkan Hati Orang Tua | Jangan Pelit Sama Orang Tua Kita” pada Senin (1/9/2025).

Ya, dimana dalam cerita tersebut dijelaskan bahwa sering kali saat menyaksikan orang-orang yang meraih kesuksesan dan kekayaan yang luar biasa.

Sehigga pertanyaan muncul, apa rahasia dibalik rezeki yang begitu melimpah?

Apakah hanya karena kerja keras, kepintaran, atau kebetulan semata?

Kisah yang dibagikan Ustadz Abdul Somad ini adalah pengingat bagi semua bahwa ada kunci rezeki yang jauh lebih mulia dari segala upaya duniawi, yaitu berbakti kepada orang tua.

Suatu hari ustadz Abdul Somad berkesempatan mengunjungi sebuah rumah yang sangat mewah, megah, dan seperti istana.

Di dalam hati, ia bertanya-tanya, "Siapakah gerangan pemilik rumah semewah ini?"

Pemilik rumah, seorang laki-laki yang sederhana namun tampak berwibawa, kemudian menceritakan kisah hidupnya yang penuh hikmah.

Ia mengatakan, "Ustadz, dulu rumah ini bukan istana. Dulu, rumah saya hanyalah sebuah gubuk bambu."

Gubuk sederhana itu dulunya menjadi tempat pengajian yang ramai.

Setiap pekan, para tetangga berkumpul untuk menimba ilmu agama.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved