Jumat, 10 April 2026

Ramadhan 2026

Tiga Amalan Utama Puasa Ramadhan dari Ustadz Adi Hidayat

Selama Ramadhan, jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat terdekat. Ada dua cara berinteraksi dengan Al-Qur'an.

Kolase TribunGayo.com
AMALAN PUASA RAMADHAN - Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus. Ada kurikulum khusus yang wajib diterapkan sejak, bahkan sejak awal bulan puasa. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus.
  • Ada kurikulum khusus yang wajib diterapkan sejak, bahkan sejak awal bulan puasa.
  • Menurut Ustaz Adi Hidayat, jawabannya ada di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183. 

TRIBUNGAYO.COM - Umat muslim hari ini, Kamis (26/2/2026) memasuki hari kedelapan puasa Ramadhan 1447 H.

Sebelumnya Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Kamis (19/2/2026).

Agar puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, maka lakukan tiga amalan utama berikut ini.

Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus.

Ada kurikulum khusus yang wajib diterapkan sejak, bahkan sejak awal bulan puasa.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, jawabannya ada di dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 183. 

Di akhir ayat tersebut, Allah SWT berfirman "la'allakum tattaqun".

Kata "la'alla", dalam ilmu tafsir dan nahwu disebut harfut tarajji. Artinya, sebuah harapan atau keinginan besar yang hanya bisa dicapai dengan kesungguhan.

"Harapan itu tidak mungkin bisa dicapai kecuali dengan kesungguhan. 

Jadi ketika Allah menutup ayat puasa dengan kata la'allakum, seakan memberi pesan tidak semua orang puasa akan mendapatkan kenaikan takwa dan jaminan kemuliaan.

Kecuali orang yang serius puasanya," kata Ustaz Adi Hidayat dalam tayangan YouTube Adi Hidayat Official yang Grid.ID kutip, Kamis (26/2/2026).

Tiga amalan utama yang jadi kurikulum ibadah Nabi Muhammad SAW:

1. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Salat

Jangan hanya puas dengan salat fardu, usahakan tambah dengan salat sunnah. 

Ustadz Adi Hidayat menekankan pentingnya salat sunnah Rawatib yang jumlahnya 12 rakaat (2 rakaat sebelum Subuh, 4 sebelum Zuhur.

2 sesudah Zuhur, 2 sesudah Magrib, dan 2 sesudah Isya). Pahalanya dijanjikan dibangunkan satu rumah di surga.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved