Kamis, 11 Juni 2026

Ramadhan 2026

Enam Amalan Utama yang Dianjurkan di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Salah satu amalan utama yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir adalah qiyamul lail atau menghidupkan malam dengan ibadah.

Tayang:
Tribunnews.com
RAMADHAN 2026 - Foto ilustrasi seseorang sedang berdoa yang diunduh dari Tribunnews.com. Saat berharap bertemu lailatul qadar, Rasulullah menganjurkan umatnya memperbanyak doa memohon ampun kepada Allah SWT. 

Ringkasan Berita:
  • Secara umum Ramadhan sering dibagi ke dalam tiga fase utama. 
  • Sepuluh hari pertama dikenal sebagai fase rahmat, di mana Allah SWT melimpahkan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya. 
  • Sepuluh hari kedua disebut fase maghfirah, yakni masa di mana Allah SWT membuka pintu ampunan bagi mereka yang memohon dengan tulus. 
  • Sementara itu, sepuluh hari terakhir dipandang sebagai fase pembebasan dari api neraka.

TRIBUNGAYO.COM - Bulan Ramadhan kini telah tiba pada fase paling istimewa, yakni sepuluh malam terakhir. 

Periode ini selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia karena diyakini sebagai waktu penuh keberkahan. 

Pada malam-malam ini, umat Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. 

Hal ini tidak hanya karena Ramadhan akan segera berakhir, tetapi juga karena adanya peluang besar untuk meraih Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Secara umum Ramadhan sering dibagi ke dalam tiga fase utama. 

Sepuluh hari pertama dikenal sebagai fase rahmat, di mana Allah SWT melimpahkan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya. 

Sepuluh hari kedua disebut fase maghfirah, yakni masa di mana Allah SWT membuka pintu ampunan bagi mereka yang memohon dengan tulus. 

Sementara itu, sepuluh hari terakhir dipandang sebagai fase pembebasan dari api neraka.

Sebuah kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperoleh keselamatan di akhirat.

Mengutip NU Online, tidak heran jika periode terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat istimewa. 

Bahkan, Rasulullah SAW memberi teladan khusus bagaimana memaksimalkan ibadah pada malam-malam tersebut.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:

ن رسول الله صلى الله عليه وسلم يجتهد فى العشر الأواخر مالايجتهد فى غيره

Artinya:

“Bahwa Rasulullah saw meningkatkan kesungguhan (ibadahnya) di sepuluh terakhir (bulan Ramadan) yang tidak dilakukan pada hari-hari sebelumnya.” (HR Muslim)

Mengacu pada penjelasan yang dilansir dari Nahdlatul Ulama melalui laman NU Online.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved