Haji 2026
Berikut Lima Hal yang Harus Diwaspadai Jemaah Haji Saat Cuaca Panas
Kombinasi antara aktivitas fisik yang intens dan paparan cuaca panas berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.
Ringkasan Berita:
- Kombinasi antara aktivitas fisik yang intens dan paparan cuaca panas berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.
- Risiko ini semakin besar bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan pernapasan.
- Tanpa persiapan yang memadai, jemaah bisa mengalami dehidrasi, kelelahan, hingga komplikasi serius yang mengganggu kelancaran ibadah.
TRIBUNGAYO.COM - Menunaikan ibadah haji bukan hanya menuntut kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik yang prima.
Hal ini penting karena rangkaian ibadah haji di Tanah Suci berlangsung padat, dengan aktivitas yang menguras tenaga, mulai dari thawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah.
Kondisi tersebut semakin menantang ketika dipadukan dengan cuaca ekstrem di Arab Saudi yang bisa mencapai suhu sangat tinggi.
Kombinasi antara aktivitas fisik yang intens dan paparan cuaca panas berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan.
Risiko ini semakin besar bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan pernapasan.
Tanpa persiapan yang memadai, jemaah bisa mengalami dehidrasi, kelelahan, hingga komplikasi serius yang mengganggu kelancaran ibadah.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Andi Kurniawan Sp KO, mengingatkan kondisi tersebut berpotensi memperburuk penyakit kronis yang sudah ada.
"Penyakit yang sering muncul atau kambuh meliputi diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung koroner," ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Berikut lima hal yang harus diwaspadai para jemaah haji:
1. Aktivitas fisik berat bisa ganggu kadar gula darah
Lonjakan aktivitas selama haji dapat berdampak langsung pada kadar gula darah, baik menurun drastis maupun melonjak tinggi.
Hipoglikemia terjadi saat kadar glukosa turun di bawah 70 mg/dL.
Kondisi ini umum dialami penderita diabetes, meski bisa juga terjadi pada orang tanpa riwayat penyakit tersebut.
Sebaliknya, hiperglikemia muncul ketika kadar gula darah melonjak di atas 300 mg/dL.
Situasi ini sering dipicu oleh stres dan pola makan yang tidak terkontrol selama ibadah.
2. Cuaca panas dan kelelahan picu tekanan darah naik
Tak hanya gula darah, tekanan darah juga rentan meningkat selama ibadah haji.
| Jaga Kemabruran Haji, Ini Tujuh Amalan Sunnah Setelah Tiba di Tanah Air |
|
|---|
| Penuh Doa dan Makna, Ini Ucapan Menyambut Kepulangan Jemaah Haji 2026 |
|
|---|
| Arab Saudi Bagikan Hadiah Alquran Terjemahan 80 Bahasa ke Jamaah Haji |
|
|---|
| Innalillahi, Jemaah Haji Asal Bireuen Kloter 8 Meninggal Saat Berada di Arafah |
|
|---|
| Suhu di Makkah Capai 47 Derajat Celsius, Jemaah Diimbau Gunakan Payung Secara Rutin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/jamaah-haji-gayo-lues-tiba-di-aceh.jpg)