Minggu, 3 Mei 2026

Rohingya Terdampar di Aceh

Kilas Balik Kasus Rohingya Terdampar di Aceh hingga Munculnya Kasus Perdagangan Manusia

Hingga muncullah sindikat perdagangan rohingya atau kasus perdagangan manusia di Aceh. Dimana pada kasus terbaru sebelumnya yaitu pada Januari 2022...

Tayang:
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Mawaddatul Husna
Serambinews.com
Kilas balik kasus rohingya terdampar di Aceh hingga munculnya kasus perdagangan manusia. 

TRIBUNGAYO.COM - Sebanyak 110 orang etnis Rohingya terdampar di pantai utara Aceh Pada Selasa (15/11/2022).

Peristiwa terdamparnya etnis Rohingya tersebut baru terjadi kembali pada tahun ini, setelah sebelumnya mereka terdampar pada tahun 2021 lalu.

Adapun etnis Rohingya tersebut terdampar di pesisir pantai Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.

Terdiri dari 72 orang laki-laki, 32 orang perempuan dan 5 orang anak-anak serta satu balita.

Dan peristiwa terdamparnya etnis rohingya ini bukan kali pertama terjadi di Aceh.

Baca juga: BREAKING NEWS: 110 Warga Rohingya Terdampar Lagi di Aceh Utara

Pada tahun-tahun sebelumnya ratusan etnis rohingya juga pernah di evakuasi dari pantai timur Aceh.

Hingga muncullah sindikat perdagangan rohingya atau kasus perdagangan manusia di Aceh.

Dimana pada kasus terbaru sebelumnya yaitu pada Januari 2022 lalu.

Dimana Mapolres Bireuen berhasil meringkus tiga tersangka yang terlibat tindak pidana perdagangan manusia.

Mereka diduga membawa lari pengungsi Rohingya dari Jangka ke luar Bireuen dan kini sudah ditahan bersama barang bukti sejak Minggu (17/04/2022)

Salah seorang tersangka berinisial Sai (35), warga Geulanggang Baro, Kota Juang di Mapolres Bireuen, Selasa (19/04/2022) mengatakan,

awalnya ia mendapat telepon dari Medan dan Langsa yang meminta bantu untuk membawa pengungsi Rohingnya dari Jangka keluar dari Bireuen.

Baca juga: Rekam Jejak Rohingya Terdampar di Aceh, Terbaru Hari Ini 110 Etnis Rohingya Kembali Terdampar

Setelah itu, saling koordinasi dan meminta agar mengeluarkan atau membawa lari pengungsi dari Bireuen ke Langsa dan disana akan ada yang menjemput berikutnya.

Mendapat tawaran tersebut akan dibiayai, akhirnya Sai mengajak dua rekan lainnya untuk melakukan perbuatan tersebut.

Bersama kedua rekan yang juga kabarnya akan ke Medan, maka kendaran mereka digunakan untuk membawa pengungsi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved