Breaking News:

Kopi Gayo

Harga Kopi Arabika Global Terus Naik, Dipicu Penguatan Nilai Mata Uang Brasil

Naiknya kopi arabika pada hari Selasa kemarin, karena penguatan di nilai mata uang Brasil atau real Brasil.

Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Mawaddatul Husna
FOR TRIBUNGAYO.COM
Ilustrasi- harga kopi arabika global terus naik, dipicu penguatan nilai mata uang Brasil pada Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNGAYO.COM - Harga kopi global bergerak naik sedikit lebih tinggi per Selasa (29/11/2022) karena pengaruh naiknya nilai mata uang Brasil.

Dengan kopi arabika naik ke level tertinggi selama 2 minggu terakhir dan kopi robusta juga naik ke level tertinggi pada tiga minggu terakhir.

Naiknya kopi arabika pada Selasa kemarin, karena penguatan di nilai mata uang Brasil atau real Brasil.

Kenaikan mata uang Brasil tersebut menghambat penjualan ekspor dari produsen kopi Brasil.

Sedangkan harga kopi robusta menguat ditengah pemberitaan mengenai persediaan yang terbatas.

Baca juga: Harga Kopi Gayo di Gayo Lues Sudah Tiga Hari Bertahan pada Harga Rp 43 Ribu Per Bambu

Setelah persediaan kopi robusta yang dipantau ICE pada hari Selasa kemarin turun ke level terendah dalam 4 tahun terakhir yaitu sebesar 8.552 kantong.

Sehingga keuntungan dari kopi robusta terbatas.

Hal tersebut berdasarkan laporan Kantor Statistik Umum Vietnam bahwa ekspor kopi pada November naik lebih tinggi 2,6 persen year to year (y/y) menjadi 110.000 MT.

Sedangkan ekspor kopi robusta periode Januari hingga November naik 10,2 persen y/y pada 1,54 MMT.

Kenaikan harga kopi arabika global juga dipengaruhi oleh cuaca di Brasil.

Baca juga: Harga Kopi Global Bergerak Naik, Akibat Persedian Kopi Robusta Menurun

Dimana Somar Meteorologia melaporkan Senin (28/11/2022) bahwa wilayah Minas Gerais Brasil menerima curah hujan 36,7 mm minggu lalu, atau hanya 58 persen dari rata-rata curah hujan sebelumnya.

Jika dilihat dalam faktor bearish untuk kopi arabika, persediaan kopi arabika ICE melambung tajam ke level tertinggi 2-1/2 bulan sebesar 565.853 kantong pada hari Senin lalu.

Dari sebelumnya berada di level terendah dalam 23 tahun terakhir sebesar 382.695 kantong yang diposting pada 3 November 2022 lalu.

Sedangkan dalam faktor bullish, Dinas Pertanian Luar Negeri USDA (FAS) Selasa (22/11/2022) memangkas perkiraan produksi kopi Brasil 2022/23 sebesar turun 2,6 persen menjadi 62,6 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 64,3 juta kantong.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved