Minggu, 3 Mei 2026

Puasa Ramadhan 2023

Berapa Hari Lagi Puasa Ramadhan 2023? Berikut Perkiraannya

Berdasarkan sabda Rasulullah saw, awal dan akhir puasa Ramadhan ditentukan oleh hilal, seperti dari bulan Sya'ban ke bulan Ramadhan.

Tayang:
Penulis: Kiki Adelia | Editor: Mawaddatul Husna
TribunGayo.com/Kiki Adelia
Kalender masehi 2023. 

TRIBUNGAYO.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI sampai saat ini belum menetapkan berapa hari lagi jatuhnya hari pertama puasa atau 1 Ramadhan 1444 Hijriah dalam kalender Masehi.

Amalkan Doa Ini di Bulan Rajab Agar Berkah Umur hingga Bertemu Ramadhan 2023

Hikmah Bulan Rajab untuk Sambut Bulan Ramadhan 2023, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

55 Hari Lagi Memasuki Bulan Ramadhan 2023, Belum Qadha Puasa? Berikut Tata Cara dan Niatnya

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya dan menanti berapa hari lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan 2023.

Berdasarkan sabda Rasulullah saw, awal dan akhir puasa Ramadhan ditentukan oleh hilal, seperti dari bulan Sya'ban ke bulan Ramadhan.

Hal tersebut ditandai dengan kemunculan bulan sabit atau hilal.

Baca juga: 3 Bulan Lagi Ramadhan, Lupa Berapa Banyak Puasa belum di Qadha? Simak Penjelasan Ustadz Syafiq Riza

"Berpuasalah kalian begitu melihat hilal, dan berbukalah kalian begitu melihat hilal. Apabila tidak terlihat, genapkanlah puasa kalian". (Al-Hadis).

Dikutip dari kompas.com, untuk menentukan hilal para ahli menggunakan 2 metode yang berbeda yaitu metode rukyat dan hisab.

Menurut pemaparan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dalam lamannya, rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal dengan mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop.

Rukyat dilakukan setelah matahari terbenam. Sementara itu, hisab adalah metode perhitungan hilal secara matematis dan astronomis.

Metode rukyat merupakan metode pandangan mata telanjang. Ada batas minimal hilal yang memungkinkan untuk dilihat dengan pengamatan mata, yakni dua derajat.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh, Digabungkan dengan Puasa Senin Kamis, Apakah Boleh?

Apabila dibawah ketinggian dua derajat, secara teoritis hilal mustahil diamati dengan mata telanjang.

Sebaliknya jika lebih dari dua derajat, secara teoritis hilal memungkinkan dilihat dengan mata telanjang.

Jika ada yang melihat hilal dengan metode rukyat, artinya besok adalah hari pertama dalam kalender Hijriah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved