Senin, 18 Mei 2026

Keber Bener Meriah 

Rakor Penanganan Gajah, Pj Bupati Bener Meriah: Harus Dilakukan Secara Bersama-sama

Penjabat Bupati Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi hadiri Rapat Koordinasi bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan Pemkab Bireuen pad

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bustami | Editor: Jafaruddin
For Tribungayo.com
Penjabat Bupati Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi hadiri Rapat Koordinasi bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan Pemda Bireun pada Senin (27/2/2023). 

Laporan Bustami I Bener Meriah 

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Penjabat Bupati Bener Meriah, Drs Haili Yoga MSi hadiri Rapat Koordinasi bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan Pemkab Bireuen pada Senin (27/2/2023).

Rapat tersebut bertujuan membahas Pemeliharaan Barrier atau Pagar Kejut sebagai upaya dalam Penanggulangan kawanan gajah liar di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah.

Dalam Rakor yang digelar di Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen itu juga dihadiri oleh Kapolres dan Dandim dari dua Kabupaten.

Serta Camat dan seluruh Kepala Desa yang berlokasi ditempatkannya Barrier pagar kejut tersebut.

Pj Bupati Bener Meriah Drs Haili Yoga pada kesempatan itu menyebutkan bahwa harus ada kesepakatan bersama untuk mencari solusi penanganan Konflik gajah dan manusia tersebut.

Baca juga: Bahas Maraknya Gajah Liar di Bener Meriah, Pj Bupati Gelar Rapat Bersama BKSDA Aceh

Menurut Haili Yoga diskusi yang di lakukan ini tidak boleh berlama-lama, karena menyangkut keselamatan manusia dan juga Satwa yang dilindungi.

"Kami Pemkab Bener Meriah mendukung penuh apapun putusan yang kita sepakati hari ini, agar eksekusi di lapangan dapat segera dilakukan," ujar Haili Yoga dalam diskusi tersebut.

Dilanjutkan, khusus untuk di Kabupaten Bener Meriah, solusi perawatan pagar kejut itu akan diupayakan melalui Dana Desa.

Hal tersebut agar nantinya pagar kejut itu tidak terbengkalai dan Pemerintah Desa juga dapat dengan legal melakukan perawatan pagar tersebut.

Selain itu, Haili Yoga juga mengajak, agar BKSDA dan Peserta Rakor untuk memikirkan program-program lainnya dalam penanganan konflik Gajah-manusia ini.

Baca juga: Seorang Pria Bener Meriah Meninggal Dunia Diamuk Gajah saat Perbaiki Rumah yang Dirusak Sebelumnya

Karena harapannya konflik ini dapat tertangani secara permanen.

"Harapan kami, dalam Rakor ini juga kita pikirkan program-program strategis lainnya untuk penanggulangan konflik ini.

Karena kami yakin bahwa kita semua ingin konflik ini tertangani secara permanen, sehingga kita harus pikirkan solusinya bersama," tutup Haili Yoga.

Untuk diketahui, di Kabupaten Bener Meriah Pagar Kejut tersebut sudah terpasang di dua Kampung di Kecamatan Pintu Rime Gayo, yaitu Kampung Negeri Antara dan Kampung Pantan lah sejauh kurang lebih 20 Km.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved