Berita Viral

Mahasiswa KKN UNP Diusir Warga Usai Keluhkan Fasilitas, Pihak Kampus : Etikanya Buruk

Mahasiswa/i Universitas Negeri Padang (UNP) diusir dari tempat KKN oleh warga di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Editor: Malikul Saleh
Kolase Tribun Trends/Instagram
Mahasiswi UNP diusir warga Bungus karena menyindir fasilitas KKN di wilayah mereka. 

Mahasiswi KKN UNP Diusir Usai Keluhkan Fasilitas, Pihak Kampus : Etikanya Buruk

TRIBUNGAYO.COM - Mahasiswa/i Universitas Negeri Padang (UNP) diusir dari tempat KKN oleh warga di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Berawal mahasiswa dan mahasiswi diusir buntut video yang diposting ke akun media sosial.

Mahasiswa dan mahasiswi menilai daerah tempat mereka melaksanakan KKN jauh lebih buruk ketimbang daerah-daerah lain.

Karena ucapan itu mahasiswa dan mahasiswi KKN itu diusir oleh warga.

Peserta KKN itu menyindir fasilitas yang mereka dapatkan selama berada di kawasan Bungus.

Sementara itu, pihak kampus Universitas Negeri Padang akhirnya memproses kejadian viral tersebut.

Baca juga: Viral Seserahan Pernikahan Terbuat dari Uang, Mulai dari Payung hingga Kue

Sekretaris UNP Erianjoni mengatakan pihaknya akan berdialog dengan Camat Bungus Teluk Kabung terkait hal itu.

Ia memastikan pihak kampus akan memproses kejadian ini.

Bila mungkin mahasiswa UNP ini tidak bisa KKN di Bungus Barat lagi, makan akan dipindahkan ke daerah lain.

"Kalau memang nggak bisa mahasiswa itu ditempatkan KKN di situ lagi, akan kita pindahkan ke tempat lain, dan ini memang kesalahan dari mahasiswa kita ya, karena etika berkomunikasinya yang buruk," imbuh Erianjoni.

Erianjoni mengatakan, mestinya hal tersebut tidak terjadi.

Menurutnya, bila ada permasalahan atau hal-hal lain yang dialami di lokasi KKN, mahasiswa mesti mengkomunikasikannya dengan dosen pembimbing lapangan (DPL).

Selain DPL, kata dia, UNP juga punya wadah lain untuk komunikasi mahasiswa yaitu unit pelaksana pusat KKN.

"Ini memang keliru. Mahasiswa kita harus diberi pembelajaran, tidak semua harus semuanya lewat media sosial, kan ada wadah komunikasinya, DPL dan unit pelaksana pusat KKN," kata Erianjoni.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved