Kasus Korupsi
MaTA Pertanyakan Kasus Dana Bansos yang Ditangani Kejari Bener Meriah
Selain itu, Alfian juga menyampaikan harapannya agar proses penyelidikan yang akan dilakukan Kejari Bener Meriah segera mendapat kepastian hukum.
Penulis: Romadani | Editor: Khalidin Umar Barat
Laporan Romadani | Aceh Tengah
TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mempertanyakan kemajuan penanganan perkara dugaan penyelewengan anggaran bansos yang bersumber dari dana DID Pemkab Bener Meriah tahun 2022 yang ditangani oleh Kejari Bener Meriah.
Hal itu disampaikan Ketua MaTA, Alfian dalam keterangan persnya kepada TribunGayo.com Selasa (8/8/2023). Dia berharap agar pihak Kejari Bener Meriah transparan dan akuntabel terkait penyidikan dan penyelidikan yang akan dilakukan.
Selain itu, Alfian juga menyampaikan harapannya agar proses penyelidikan yang akan dilakukan Kejari Bener Meriah segera mendapat kepastian hukum.
"Iya kita minta Kejari transfaran untuk mengungkap kasus ini, karena publik juga mengetahui hasil penyelidikan yang dilakukan," terang Alfian.
Menurut Alfian, terkait pengungkapan kasus dugaan penyelewengan anggaran DID tahun 2022 tersebut penting untuk ditulusuri dan juga merupakan momentum bagi Kejaksaan Negeri Bener Meriah.
Dikarenakan dalam catatan pihak MaTA, Kejaksaan Negeri Bener Meriah hampir tidak ada menangani perkara terkait kasus tindak pidana korupsi di Bener Meriah.
Namun demikian kata Alfian lagi, publik juga bukan berarti percaya bahwa hanya di Kabupaten Bener Meriah tidak ada terjadinya tindak pidana korupsi.
"Kita berharap segera ada kepastian hukum, karena dana bansos ini kan berbentuk hibah, konsep dana hibah sangat berpotensi terjadi penyelewengan atau tindak pidana korupsi," tandas Alfian. (*)
Update berita lainnya di TribunGayo.com dan GoogleNews
Baca juga: Korban Hanyut di Bener Meriah belum Ditemukan, Tim Perluas Pencarian
Baca juga: Sampel Makanan Paskibraka Linge Diserahkan ke BPOM, Buntut Sebelas Orang Keracunan
Baca juga: Menko Polhukam Mahfud MD Ungkap Politik Uang Masih Marak Terjadi dalam Pemilu
Baca juga: Pilu, Bayi 4 Bulan di Bogor Alami Luka Serius Usai Disiram Air Panas, Diduga Pelaku Ibu Kandungnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Alfian-MaTA.jpg)