Gempa Terkini
Maroko Diguncang Gempa Magnitudo 6,8, Warga Meninggal Sudah 632 Orang, Kemenlu Data WNI
Gempa bumi menguncang Negara Maroko, Sabtu (9/9/2023). Akibatnya warga yang meninggal dunia sementara sudah mencapai 632 orang serta ratusan luka-luka
TRIBUNGAYO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8menguncang Negara Maroko, Sabtu (9/9/2023).
Akibatnya warga yang meninggal dunia sementara sudah mencapai 632 orang serta ratusan lainnya luka.
Maroko masih terus mendata terhadap warga yang menjadi akibat gempa bumi tersebut.
Selain itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI juga sedang mendata terhadap WNI yang berada di Maroko yang dari data bahwa ada sekitar 500 jiwa.
Mengutip Kompas.com, jumlah korban tewas gempa Maroko bertambah menjadi 632 orang dari sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Maroko melaporkan korban tewas mencapai 296 orang.
Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 6,8 tersebut telah menghantam Maroko bagian tengah.
Menurut US Geological Survey, pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi, 71 kilometer (km) di barat daya Marrakesh, pada kedalaman 18,5 km.
Setelah itu, berselang 19 menit, terjadi gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,9.
Kementerian Dalam Negeri Marokok pada Sabtu (9/9/2023) mengatakan, gempa tersebut menewaskan penduduk di beberapa provinsi dan kotamadya, seperti al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilal, Chichaoua, dan Taroudant.
Baca juga: BPBA Adakan Simulasi Penguatan Bencana Gempa di SMKN 3 Aceh Tengah
Kementerian itu menambahkan bahwa sedikitnya 329 orang terluka dalam musibah gempa Maroko kali ini.
Cuplikan video gempa Marokok yang beredar di media sosial menunjukkan gedung-gedung rusak, bangunan-bangunan lain berguncang, dan jalan-jalan dipenuhi reruntuhan.
Orang-orang terlihat melarikan diri dengan panik dan beberapa orang berjalan melalui kepulan debu.
Ada juga laporan mengenai keluarga yang terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka, dan kerusakan di beberapa bagian Medina di Marrakesh, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Rumah sakit di kota ini telah menerima banyak korban luka, dan pihak berwenang telah meminta warga untuk mendonorkan darah.
"Beberapa bangunan di kota tua itu telah runtuh," kata seorang warga kepada kantor berita Reuters. Beberapa klip di X menunjukkan gedung-gedung yang runtuh, namun di mana saja gedung-gedung itu berada belum dapat diidentifikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Warga-berlindung-di-sebuah-alun-alun-setelah-gempa-bumi.jpg)