Berita Internasional
Berjuang Hadapi Kelaparan, Warga Gaza Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Dijadikan Makanan
Para warga berupaya melunakkan roti yang terbuat dari bahan tersebut, yang keras dan tidak layak dikonsumsi, untuk diberikan kepada anak-anak.
Berjuang Hadapi Kelaparan, Warga Gaza Terpaksa Giling Pakan Ternak untuk Dijadikan Makanan
TRIBUNGAYO.COM - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengumumkan pada November bahwa semua orang di Gaza telah mengalami kerawanan pangan akibat blokade Israel sejak 7 Oktober.
Meski adanya kesepakatan kemanusiaan yang mengizinkan masuknya bantuan ke wilayah utara selama satu minggu mulai 24 November.
Namun, pemerintahan Israel memperpanjang pencabutan segala bentuk pengiriman bantuan ke Gaza utara hingga awal Januari setelah jeda kemanusiaan pada November.
Baca juga: Ratusan Ribu Nyawa Terancam di Gaza Utara dan Tengah karena Kekurangan Makanan
Terbatasnya bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza, seperti yang dilaporkan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), tidak mencukupi, hanya mencakup 7 persen dari kebutuhan penduduk.
Kini warga Palestina di Jalur Gaza sedang berjuang menghadapi kelaparan, mereka terpaksa menggiling pakan ternak untuk dijadikan sebagai makanan menyerupai roti.
Hal itu dilakukan mereka karena dilanda kelangkaan tepung terigu yang berkepanjangan di tengah blokade Israel terhadap bantuan kemanusiaan.
Warga Gaza, Awatif al-Besyuni, mengatakan para warga terpaksa menggiling gandum dan jagung, yang seharusnya digunakan sebagai pakan ternak, untuk membuat makanan sehari-hari mereka.
Sebagaimana diberitakan Anadolu pada Rabu (7/2/2024) lalu, Besyuni menekankan, bahwa kondisi kehidupan mereka sulit.
Ia menyebut, penduduk bukan hanya menanggung dampak perang, melainkan juga berjuang melawan kelaparan dan keadaan suhu udara yang sangat dingin.
Dia mengungkapkan penderitaan anak-anak yang tidak dapat dipenuhi keinginan mereka yang paling sederhana sekalipun karena serangan yang berkepanjangan, di saat mereka sekalipun meminta untuk dapat memakan makanan yang lain.
Negara Arab dan Islam Didesak untuk Menekan Israel
Menyoroti perjuangan anak-anak di tengah kelangkaan tepung untuk membuat roti, Besyuni menyerukan masyarakat internasional untuk melakukan intervensi.
Ia mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk menekan Israel agar menghentikan perang dan meringankan penderitaan mereka di Gaza.
Hasan Seref, seorang warga Tel al-Zaatar di utara Gaza, menggambarkan situasi tragis dengan kekurangan makanan kala itu.
Baca juga: 17 Hakim Mahkamah Internasional Resmi Perintahkan Israel Segera Setop Genosida di Gaza
| Tepuk Tangan Panjang untuk Saman di Geoje, Pulau Terindah di Korea Selatan |
|
|---|
| Saman Masuk Sekolah di Busan: Anak-anak Korea Selatan Belajar Kebersamaan dari Tanah Gayo |
|
|---|
| Kisah Khairul Anwar dari Pantan Cuaca ke Panggung Dunia Busan Korea Selatan |
|
|---|
| Sekda Aceh Apresiasi Delegasi Tari Saman di Busan: Wow, Mantap Saman Kita Keren! |
|
|---|
| Dari Pasir Tripe Jaya ke Panggung Dunia Busan: Jejak Said Ahmad Menjaga Warisan Saman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/WARGA-PALESTINA-DILANDA-KELAPARANN.jpg)