Advertorial
Disbupar Aceh Gelar Roadshow Musikalisasi Puisi: Ciptakan Ruang Kesenian Bagi Generasi Muda
Disbudpar Aceh berharap masyarakat khususnya generasi milenial, dapat lebih mengenal lagi bentuk karya sastra, khususnya puisi
TRIBUNGAYO.COM, BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Roadshow Musikalisasi Puisi di Lapangan SMK 1,2, dan 3 Lhong Raya, Kota Banda Aceh, pada sabtu (18/5/2024).
Kegiatan ya g mengusung tema “Menuju Profesionalisme Sumber Daya Manusia Kesenian" menghadirkan kesenian para seniman muda Aceh dari berbagai sekolah diantaranya, SMAN 1 Banda Aceh, SMAN 9 Banda Aceh, SMAN 5 Banda Aceh, SMAN 1 Darul Imara Banda Aceh, SMAN 1 Montasik dan SMAN 4 Banda Aceh dan SMK Negeri 2, 3 Banda Aceh.
Sebelumnya, para peserta dari sekolah tersebut telah mengikuti pelatihan selama tiga hari yang dilaksanakan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar.
Roadshow Musikalisasi Puisi ini dibuka oleh Kadisbupar Aceh yang diwakili oleh Kasi Pengembangan SDM dan Lembaga Kesenian, Syahrul Arbi, SP MM.
Kepala Bidang Seni dan Bahas Disbudpar Aceh Nurlaila Hamjah mengatakan, bagi Disbudpar Aceh, pelatihan tersebut memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya mengajak para generasi milenial untuk lebih mencintai puisi sebagai salah satu bentuk karya sastra yang memperhatikan pilihan kata dan kepaduan bunyi.
Melalui kegiatan ini, katanya, Disbudpar Aceh berharap masyarakat khususnya generasi milenial, dapat lebih mengenal lagi bentuk karya sastra, khususnya puisi.
“Menuju profesionalisme sumber daya manusia kesenian, kami jadikan tema pelatihan musikalisasi puisi kali ini dengan semangat agar setiap insan seni Aceh terutama kalangan remaja khususnya pelajar terus berkarya, agar semakin terasah skillnya dalam mengembangkan potensi diri di bidang seni.
Sehingga dapat berkiprah lebih banyak pada setiap agenda tingkat daerah maupun di event nasional," kata Nurlaila.
Nurlaila menambahkan, Disbudpar Aceh akan terus mendorong agar semakin banyak pekerja seni yang disupport dan diberikan ruang untuk belajar aplikatif melalui pelatihan seni yang digagas.
Sehingga, terbuka pengembangan diri dan wawasan dalam beraktivitas di mana nantinya khusus cabang seni sastra dalam hal ini puisi, suatu saat nanti Aceh dapat memiliki penyair handal atau sastrawan besar yang akan mengharumkan daerah keberbagai penjuru.
“Puisi ini merupakan salah satu seni yang dapat menggugah penonton bahkan pegiat itu sendiri, karena lewat puisi kita bisa menyampaikan berbagai rasa, perasaan, pikiran dan imajinasi yang diungkapkan dengan kata kiasan yang indah.
Kita berharap pekerja seni di Aceh semakin profesional dalam melahirkan karya, selain kreatif dan orisinil tentunya,” harapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gayo/foto/bank/originals/Ciptakan-Ruang-Kesenian-Bagi-Generasi-Muda.jpg)