Minggu, 7 Juni 2026

Berita Nasional

BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp 600.000 Cair Juni Ini, Begini Cara Cek Penerimanya

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan (MRP) periode April-Juni 2024 segera cair.

Tayang:
Editor: Rizwan
TRIBUNNEWS.COM
BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp 600.000 Cair Juni Ini, Begini Cara Cek Penerimanya 

TRIBUNGAYO.COM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan (MRP) periode April-Juni 2024 segera cair.

Dana dari pusat itu merupakan bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan sebesar Rp 600.000.

Bagi Anda terdaftar sebagai penerima bisa segera mengecek kepastian cair dana BLT tersebut.

Melansir Tribunnews.com, BLT Mitigasi Risiko Pangan disiapkan pemerintah sebagai pengganti BLT El Nino.

Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan akan mendapatkan bansos sebesar Rp 600 ribu.

Cek Jadwal Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan

BLT Mitigasi Risiko Pangan disebut akan segera cair pada bulan Juni 2024.

Hal ini merujuk pada pernyataan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menghadiri sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (5/4/2024). 

"Di tahun 2024, terdapat BLT Mitigasi Risiko Pangan yang ditargetkan terealisasi di semester I 2024," kata Airlangga, dikutip dari YouTube Mahkamah Konstitusi RI.

Artinya, jadwal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan secepat-cepatnya adalah bulan April 2024 hingga paling lama, Juni 2024.

Baca juga: Libur Lebaran Idul Adha Bagi PNS dan PPPK di Aceh Ditambah Jadi 4 Hari, Ini Kata Pj Gubernur

Namun karena bulan April dan Mei 2024, BLT Mitigasi Risiko Pangan belum juga cair, maka ada kemungkinan bansos itu cair pada bulan ini, sesuai dengan target jadwal pencairan yang diberikan Airlangga.

Terlebih lagi, Airlangga juga mengatakan, anggaran untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah ada.

Ia menyebut tidak ada kendala dalam pencairan bansos tersebut. Hanya saja, ia belum bisa memastikan kapan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan cair.

"Enggak ada kendala. Anggaran pasti ada. Tunggu saja," kata dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/4/2024).

Airlangga menyebutkan, pemerintah memiliki anggaran cukup untuk melaksanakan program yang membutuhkan biaya sebesar Rp 11,25 triliun itu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved