Senin, 8 Juni 2026

Berita Nasional

Silaturahmi Kepala Biro Protokol dan Humas Setjen DPR RI ke Tokoh Aceh Mawardi Abdullah

Kedatangan keduanya disambut hangat oleh Mawardi Abdullah bersama sang istri di kediamannya.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Sri Widya Rahma
Foto IST
Mengunjungi tokoh Aceh Mawardi Abdullah, mantan anggota DPR RI.  

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

TRIBUNGAYO.COM, JAKARTA - Kepala Biro Protokol dan Humas Sekretariat Jenderal DPR RI, M Najib Ibrahim, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh Aceh dan mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Mawardi Abdullah SE MM.

M Najib didampingi oleh Anggota Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Aceh (FKMA) Jakarta, Yunidar ZA.

Kedatangan keduanya disambut hangat oleh Mawardi Abdullah bersama sang istri di kediamannya.

"Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan orang tua kita.

Mantan anggota DPR RI dari perwakilan Aceh," ungkap Najib Ibrahim yang baru saja dilantik menduduki jabatan Eselon II tersebut.

Mawardi Abdullah lahir di Lancok, Bireuen, pada 14 Januari 1954.

Ia merupakan sosok inspiratif dengan kontribusi besar bagi bangsa terutama masyarakat Aceh.

Menjalani pendidikan di SDN Bireuen (1967), SMPN Bireuen (1970), SMEAN Lhokseumawe (1973).

S1 Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia (1982), S2 STIE-IPWI (2000) dan S3 Universitas Negeri Jakarta.

Di bidang organisasi Marwadi adalah penasehat DPP Ikatan Keluarga Alumni UII sejak 2010.

Penasehat Dapur Dai Nusantara (sejak 2010), Ketua Bidang Hukum dan HAM, DPP PBB (2010-2015), Wakil Ketua Bidang Kajian Otonomi Daerah.

Majelis Nasional KAHMI (2005-2009), Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jaya (2002-2006) dan Sekretaris DPP Taman Iskandar Muda (1993-2000).

Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara generasi penerus di DPR RI dengan para tokoh yang telah berjasa, seperti Mawardi Abdullah.

"Beliau adalah panutan yang telah memberikan banyak kontribusi, khususnya untuk Aceh dan Indonesia," kata Najib Ibrahim.

Silaturahmi ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan baik dan menghargai peran tokoh senior dalam sejarah politik Indonesia, kata Yunidar ZA. (*)

Baca juga: CPNS 2025: Lihat Ketentuan Batas Usia yang Bisa Ikut Seleksi

Baca juga: Tim Gabungan Amankan Tiga Karung Tuak di Tiga Lokasi di Gayo Lues

Baca juga: Harga Emas di Takengon Hari Ini Naik Segini!

 

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved