Jumat, 5 Juni 2026

MotoGP 2025

Fabio Quartararo Ungkap Alasan Bertahan di Yamaha dan Target MotoGP 2025

Fabio Quartararo mengakui bahwa dirinya hampir meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2024. 

Tayang:
Editor: Malikul Saleh

TRIBUNGAYO.COM - Fabio Quartararo mengakui bahwa dirinya hampir meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2024. 

Namun, situasi berubah dan pembalap berjuluk "El Diablo" itu akhirnya memutuskan untuk tetap bertahan, dengan sejumlah syarat kepada Yamaha terkait pengembangan motor.

Sebelumnya, Quartararo belum pernah secara terbuka menyebutkan apa saja permintaannya kepada tim agar lebih kompetitif di MotoGP 2025

Namun, setelah presentasi tim baru pada Sabtu (1/2/2025), ia akhirnya membeberkan beberapa detail penting.

Mantan juara dunia MotoGP 2021 itu mengungkapkan bahwa sebelum menandatangani perpanjangan kontrak, dirinya sempat menjalin komunikasi dengan beberapa tim lain. 

Salah satu tim yang menjadi pertimbangannya adalah Aprilia, yang disebut Quartararo sebagai opsi potensial jika tak melanjutkan kiprahnya bersama Yamaha.

"Sebenarnya ini adalah percakapan yang cukup panjang, kami menandatangani kontrak pada awal tahun, tetapi sebelumnya saya telah melakukan banyak percakapan, salah satunya dengan Aprilia," cerita Quartararo mengutip Motosan.

"(Tapi) Dengan Yamaha kami membicarakan banyak hal (sebelum perpanjang kontrak). (Kini) Secara logika semua permintaan saya dipenuhi," katanya menambahkan.

Permintaan yang terlihat jelas dikabulkan oleh Yamaha adalah adanya tim satelite setelah sekian lama.

Ya, dalam dua musim terakhir Yamaha tidak memiliki tim satelite setelah RNF memutuskan hijrah ke Aprilia.

RNF di Aprilia juga tidak bertahan lama gegara kena masalah finansial dan digantikan oleh Trackhouse.

Sejak edisi tahun 2023-2024, Yamaha hanya punya dua rider ketika dalam posisi tengah berjuang mengembangkan motor.

"(Tim satelite) Itu adalah salah satu permintaan saya. Kami tahu bahwa hal itu sedang didiskusikan, tetapi tim satelit tentu saja yang paling sulit didapat, yang pada akhirnya adalah tim resmi," paparnya menjelaskan.

"Tim Pramac adalah tim yang membuat Ducati mengambil langkah ini dan kami berharap tim ini juga akan membuat kami mengambil langkah yang sama."

Bukan hanya tim tambahan baru, Quartararo juga menginginkan jajaran rider baru.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved