Minggu, 7 Juni 2026

Berita Aceh Tengah

Dukungan Masyarakat Terhadap Pemekaran Provinsi ALA Kembali Mencuat

Isu pemekaran Provinsi ALA sebenarnya bukan hal baru. Gagasan ini pertama kali mencuat pada tahun 2006 dan sempat mengalami pasang surut. 

Tayang:
Penulis: Cut Eva Magfirah | Editor: Mawaddatul Husna
Dokumen Pribadi Munawir
PEMEKARAN PROVINSI ALA- Masyarakat Bener Meriah, Munawir Arloti. Ia menyatakan bahwa ALA adalah kebutuhan mendesak rakyat Aceh, Selasa (8/4/2025). 

TRIBUNGAYO.COM – Wacana pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali mengemuka dan menyita perhatian publik, khususnya masyarakat di wilayah tengah dan tenggara Aceh. 

Dukungan terhadap pembentukan provinsi baru ini menguat setelah beberapa tokoh dan masyarakat menyuarakan harapan agar pemekaran segera diwujudkan.

Isu pemekaran Provinsi ALA sebenarnya bukan hal baru. Gagasan ini pertama kali mencuat pada tahun 2006 dan sempat mengalami pasang surut. 

Kini, semangat tersebut kembali menyala, terutama pasca Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) membuka peluang evaluasi terhadap kelanjutan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) kembali aktif menggulirkan aspirasi masyarakat yang selama ini merasa pembangunan belum merata di wilayah tengah dan tenggara Aceh.

Salah satu warga Kabupaten Bener Meriah, Munawir Arloti menyatakan bahwa ALA adalah kebutuhan mendesak rakyat Aceh. 

Menurutnya, luas wilayah Provinsi Aceh dengan 23 kabupaten/kota dan rentang kendali yang jauh menjadi penghambat percepatan pembangunan.

“Aceh dengan 23 kabupaten memiliki jarak antarwilayah yang cukup jauh, terutama enam kabupaten di wilayah tengah dan tenggara," ujarnya kepada TribunGayo.com pada Selasa (8/4/2025).

Hal ini menjadikan pemekaran ALA akan mempercepat pembangunan serta pengelolaan kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat.

"Mekarnya provinsi ALA maka wilayah tengah tenggara akan bisa dipercepat pembangunanya serta pengelolaan kekayaan alam berupa hasil perkebunan, 

pertanian serta sumber daya alam yang sangat besar di kawasan ALA dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," jelas Munawir.

Selain itu melalui akun Facebook TribunGayo.com yang diunggah pada Selasa (8/4/2025), masyarakat menunjukkan antusias yang tinggi terhadap rencana pemekaran ini. 

Dalam unggahan bertajuk “Pemekaran Provinsi ALA Kembali Mencuat! Gimana Tanggapan Tribunners?”, berbagai komentar positif membanjiri kolom komentar.

Beberapa diantaranya menuliskan:

“ALA ADALAH KEBUTUHAN RAKYAT, SEMOGA TERWUJUD, Aamiin..” – Munawir Arloti

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved