Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Aceh

Empat Mahasiswa Asal Aceh Dipeusijuek Usai Wisuda di ISI Padang Panjang

"Tradisi seperti peusijuek adalah bukti bahwa nilai-nilai adat tetap hidup dan bermakna, meski jauh dari kampung halaman," pungkasnya.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
ISTIMEWA
PEUSIJUEK- Suasana peusijuek di ISI Padang Panjang terhadap empat mahasiswa asal Aceh, Senin (5/5/2025). Peusijuek dilakukan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat, Dr Sulaiman Juned. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

TRIBUNGAYO. COM, JAKARTA - Empat mahasiswa asal Aceh yang telah menyelesaikan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, resmi diwisuda pada Senin (5/5/2025) dan menerima gelar Sarjana Seni.

Dalam suasana haru dan penuh khidmat, prosesi wisuda ini dilengkapi dengan pelaksanaan tradisi adat Aceh, peusijuek, sebagai ungkapan syukur dan doa restu untuk masa depan yang penuh berkah.

Tradisi peusijuek berlangsung di depan Gedung Teater Arena Mursal Esten, lokasi yang telah menjadi titik kumpul masyarakat Aceh setiap kali anak-anak mereka menyelesaikan studi.

Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat, Dr Sulaiman Juned MSn yang juga merupakan dosen seni teater ISI Padang Panjang.

"Peusijuek adalah bentuk penghormatan sekaligus doa kepada para putra-putri Aceh yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di tanah rantau," ujar Dr Sulaiman.

Ia menjelaskan bahwa peusijuek merupakan ritual yang sarat nilai religius dan budaya, dimulai dengan bacaan Bismillah dan salawat Nabi.

Lalu dilanjutkan dengan penyiraman air berdaun-doa sebagai simbol permohonan keselamatan, keberkahan, dan perlindungan.

Ia berharap para wisudawan diberikan kehidupan yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan sukses dalam karier maupun studi lanjutan.

Orang tua dari salah satu wisudawan, Kasiman turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak-anak muda Aceh di bidang seni.

"Semoga ilmu yang diperoleh menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi pemicu semangat bagi generasi muda Aceh lainnya untuk terus belajar dan berkarya," ucapnya.

Empat lulusan tersebut adalah Rizka Lovani Akbar SDs, Hayati SSn, Fatin Aqilah SSn, Firman Aziji S s.

Keempatnya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada komunitas Aceh di Padang Panjang yang terus menjaga nilai budaya.

Mereka berharap peusijuek menjadi penyemangat untuk melangkah ke fase kehidupan berikutnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh (IPMA) Padang Panjang, Ferli Mulianto Pratama, menyatakan komitmen IPMA untuk terus melestarikan budaya Aceh di tanah rantau.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved