Jumat, 24 April 2026

Harga Emas

Harga Emas Kembali Turun Usai Kesepakatan Dagang AS dan Inggris

Harga emas global mencatat penurunan pada Jumat (9/5/2025) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tercapainya kesepakatan.

Editor: Malikul Saleh
TRIBUNGAYO.COM/ASNAWI LUWI
HARGA EMAS - Harga perhiasan emas di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara mengalami penurunan secara bertahap dalam lima hari terakhir, Jumat (2/5/2025). Harga emas global mencatat penurunan pada Jumat (9/5/2025) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tercapainya kesepakatan. 

Beberapa pejabat Federal Reserve AS dijadwalkan untuk memberikan pidato hari ini, yang akan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi AS dan arah kebijakan Fed.

Ini terjadi setelah pada hari Rabu lalu, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap, meskipun mereka memperingatkan tentang meningkatnya inflasi dan risiko pengangguran.

Di sisi lain, meskipun harga emas turun, data yang dirilis oleh World Gold Council menunjukkan bahwa pada bulan April, dana yang diperdagangkan di bursa emas yang didukung secara fisik mengalami arus masuk terbesar sejak Maret 2022.

 Pergerakan ini didorong oleh ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan AS, dengan dana yang terdaftar di Tiongkok memimpin pergerakan ini.

Selain emas, harga logam lainnya juga mengalami pergerakan.

Harga perak spot turun 0,7 persen menjadi $32,27 per ons, sementara harga platinum sedikit naik 0,2 persen menjadi $977,85 per ons. Di sisi lain, harga paladium turun 0,4 persen menjadi $971,86 per ons.

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Harga Emas Turun Drastis! Imbas Kesepakatan Perdagangan AS dan Inggris

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved