Minggu, 3 Mei 2026

Berita Aceh Tengah Hari Ini

Bupati Aceh Tengah dan Ratusan Relawan Bersihkan DAS Peusangan

Bupati Aceh Tengah bersama ratusan relawan dan masyarakat terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Lukup Badak.

Tayang:
Editor: Sri Widya Rahma
Dokumen Prokopim Aceh Tengah
PEMBERSIHAN ALIRAN SUNGAI - Bupati Aceh Tengah Drs Haili Yoga MSi, bersama ratusan relawan dan masyarakat terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan yang digelar di wisata arung jeram di kawasan Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat Pagi (13/06/2025). Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa Kota Takengon sebagai kota pariwisata harus memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. 

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Bupati Aceh Tengah Drs Haili Yoga MSi, bersama ratusan relawan dan masyarakat terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan yang digelar di wisata arung jeram di kawasan Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat Pagi (13/06/2025).

Kegiatan ini bertajuk Gerakan Bersih dan Lestari di DAS Krueng Peusangan, sebagai upaya nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan yang belangsung selama dua hari sejak Jumat (13/6/2025) hingga Sabtu (14/6/2025). 

Aksi yang dilakukan meliputi gerakan pungut sampah, pemasangan spanduk, serta poster berisi ajakan “Ayo Peduli dan Sadar Sampah” di sepanjang wilayah sungai.

Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan menjaga lingkungan.

Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa Kota Takengon sebagai kota pariwisata harus memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Danau Laut Tawar dan aliran sungai Peusangan bukan hanya penopang kehidupan masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu daya tarik utama sektor pariwisata.

Terutama wisata arung jeram yang satu-satunya ada di tengah kota," ujar Bupati yang di dampingi Ketua TP-PKK Aceh Tengah Risnawati SSIT.

Ketua panitia pelaksana dari Direktur Eksekutif LSM LIPGA, Sunardi Gustiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjadi pelopor kebersihan.

“Kegiatan berlangsung dari Lukup Badak hingga Kampung Sanehen, Silih Nara. Kami juga memasang spanduk dan poster mulai dari Kampung Bale hingga Sanehen agar pesan ini terus terbaca oleh masyarakat,” jelas Gusti.

Gerakan ini memiliki tiga tujuan utama diantaranya:

Pertama, membudayakan gotong royong sebagai implementasi dari salah satu misi Bupati Aceh Tengah, yaitu Aceh Tengah Bersih 2025.

Kedua, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Ketiga, melestarikan sungai Peusangan sebagai aset ekologi dan ekonomi daerah.

Haili Yoga menambahkan bahwa masyarakat Aceh Tengah telah mulai membudayakan gotong royong, namun gerakan ini harus terus diperkuat dengan memanfaatkan media sosial.

“Publikasikan kegiatan gotong royong dan aksi bersih-bersih melalui media sosial dengan tagar atau pesan ‘Sampahmu Tanggung Jawabmu’, agar menjadi contoh dan inspirasi bagi yang lain," pesannya.

Sumber: TribunGayo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved