Senin, 8 Juni 2026

Berita Nasional Hari Ini

Forum Diskusi Meja Panjang Kritik Sastra dan Peranan Sarjana Sastra

Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin menghadirkan forum diskusi meja panjang yang membahas dinamika dan tantangan dunia sastra Indonesia.

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mawaddatul Husna
TRIBUNGAYO.COM/FIKAR W EDA
FOTO BERSAMA - Ketua Himpunan Sarjana Kesastraan Indonesia, Prof Novi Anoegrajekti (Tengah) foto bersama Ketua Dapur Sastra Jakarta, Remmy Novaris DM di sela Diskusi Meja Panjang, di Lantai 4 Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (29/6/2025). Diskusi yang dimoderatori Arie F Batubara ini bertujuan menggali peran strategis kritik sastra dalam membentuk ekosistem literasi yang sehat. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

TRIBUNGAYO COM, JAKARTA - Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin menghadirkan forum diskusi meja panjang yang membahas dinamika dan tantangan dunia sastra Indonesia.

Diskusi mengangkat tema “Kritik Sastra dan Peranan Sarjana Sastra Indonesia”, berlangsung Minggu (29/6/2025) pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Lantai 4 Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Acara ini diselenggarakan atas kolaborasi Perpustakaan Jakarta (DISPUSIP DKI Jakarta), Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin dan Dapur Sastra Jakarta.

Forum menghadirkan tiga pembicara lintas generasi dan keahlian di bidang sastra Indonesia, yaitu Sunu Wasono, dosen dan akademi Sastra.

Prof Novi Anoegrajekti selaku Ketua Himpunan Sarjana Kesastraan Indonesia, dan Maman Soetarman Mahayana Kritikus dan akademisi sastra Indonesia.

Diskusi yang dimoderatori Arie F Batubara ini bertujuan menggali peran strategis kritik sastra dalam membentuk ekosistem literasi yang sehat.

Serta menyoroti kontribusi para sarjana sastra dalam mengembangkan wacana dan pemikiran kebudayaan di Indonesia.

Para pembicara akan mengulas lanskap kritik sastra kontemporer, tantangan akademik, serta peran sosial dan kebudayaan sarjana sastra di tengah perubahan zaman.

Prof Novi mengatakan Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang menghimpun para akademisi, peneliti dan pegiat sastra dari seluruh penjuru Nusantara, mulai Aceh hingga Papua. 

Dalam forum yang digelar di Jakarta, Ketua Umum HISKI Prof Novi Anoegrahjekti menyampaikan bahwa HISKI hadir sebagai ruang strategis untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia berbasis keilmuan, kebudayaan, dan kemanusiaan.

Sebagai guru besar sastra dan pemikir kebudayaan, Prof Novi menekankan pentingnya apresiasi sastra sebagai bagian dari pembangunan manusia seutuhnya.

“Sastra bukan hanya alat ekspresi, tapi juga media transformasi sosial dan peningkatan kualitas hidup.

Kita perlu mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk terlibat aktif dalam kegiatan literasi dan pemaknaan sastra sejak usia dini,” ungkapnya. (*) 

Baca juga: Mukhlis Takabeya Satu-Satunya Bupati dari Aceh yang Hadiri Peringatan Hari Sastra Indonesia ke-12

Baca juga: Forum Diskusi Meja Panjang Kembali Digelar di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Ini yang Dibahas

Baca juga: Komunitas Sastra Muda Jakarta Ikut Ramaikan Forum Diskusi Meja Panjang di PDS HB Jassin

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved