Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Nasional Hari Ini

Ceh Sukri Gobal, Sang Maestro Pewaris Darah Maestro Didong

Sukri Gobal, lahir 1954, adalah salah seorang maestro didong yang disegani di dataran tinggi Gayo. 

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Rizwan
Fikar W Eda/TribunGayo.com
MUSEUM NASIONAL - Ceh Sukri Gobal (tengah) bersama Ceh Mahlil dan Binta Maela saata berada di Museum Nasional Jakarta, Senin (14/7/2025). 

Sukri Gobal bersama adik-adiknya Pependy Sali Gobal, Binta Maela dan keluarga besar serta para kerabat menginisiasi berdirinya Museum Didong Sali Gobal di Kampung Kung Kecamatan Pegasing. 

"Didong Ciptaan Sali Gobal” sebanyak 133 karangan akan direkam ulang melibatkan  Ceh Syukri Gobal, Ceh Mahlil, Ceh M Din,  Ceh Pependy dan Ervan Ceh Kul. 

Ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan Museum Sali Gobal. Sebelumnya penerbit Mahara Publishing telah menerbitkan buku berisi seluruh karya Didong Sali Gobal.

Publik kelak selain membaca teks tertulis, juga bisa mendengarkan teks itu dididongkan. Ini sangat membantu pelestarian didong. 

Sukri belajar berdidong dari sang legenda Sali Gobal. Di beberapa pertunjukan Sukri ikut langsung berdidong bersama sang ayah, meski ketika itu usianya masih remaja. 

Jadi Maestro Didong Sukri Gobal adalah pewaris langsung dari Maestro Sali Gobal. Maestro melahirkan maestro.(*) 

Baca juga: Ceh Mahlil, Sang Legendaris  Winar Bujang, Preman Terminal dan Panggung Maestro Jakarta

Baca juga: Kabri Wali, Seniman Ceh Didong Gayo Berperan di Film Black Coffee Bersama Aktor Reza Rahadian

Sumber: TribunGayo
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved