Jumat, 1 Mei 2026

Satpol PP Amankan 11 Wanita

Razia Gabungan, Satpol PP Amankan 11 Wanita dan Satu Pria di Aceh Tenggara

Petugas melakukan penindakan terhadap kafe yang menyediakan minuman keras, alat musik (sound system), serta mempekerjakan wanita sebagai PSK.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Sri Widya Rahma
ISTIMEWA
SATPOL PP - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Tenggara menjaring 11 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) serta satu orang pria hidung belang pada Sabtu (19/7/2025) malam. Operasi tersebut turut melibatkan personel dari Satpol PP dan WH, Linmas, Subdenpom IM/1-4 Kutacane, serta petugas gabungan lainnya. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Tenggara bersama Subdenpom IM/1-4 Kutacane menjaring 11 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) serta satu orang pria hidung belang pada Sabtu (19/7/2025) malam.

Mereka terjaring dalam razia gabungan yang digelar di tiga lokasi berbeda.

Di sebuah kafe di Lawe Rakat, Kecamatan Lawe Sigala-gala, petugas berhasil mengamankan lima wanita dan satu pria.

Sementara itu, di Lawe Harum Kecamatan Badar, serta Kage Tower Kecamatan Deleng Pokhisen, diamankan enam wanita lainnya. 

Kasatpol PP dan WH Aceh Tenggara, Ramisin melalui Pelaksana Harian (Plh) Kabid WH & Linmas Lenny Mawarni mengatakan bahwa razia ini merupakan bagian dari patroli gabungan penegakan Qanun Jinayat di tempat hiburan malam yang menjual minuman keras seperti tuak.

Lokasi yang disasar antara lain kafe Lawe Harum, Tower, dan Lawe Rakat di Kecamatan Lawe Sigala-Gala.

Dalam operasi tersebut turut dilibatkan personel dari Satpol PP dan WH, Linmas, Subdenpom IM/1-4 Kutacane, serta petugas gabungan lainnya.

Petugas melakukan penindakan terhadap kafe yang menyediakan minuman keras, alat musik (sound system), serta mempekerjakan wanita sebagai PSK untuk melayani tamu di tempat tersebut.

Selain mengamankan para wanita dan pria yang terjaring razia, petugas juga menyita peralatan hiburan seperti sound system dari lokasi.

Plh Kabid WH & Linmas Aceh Tenggara menyebutkan, dari 11 wanita yang diamankan empat di antaranya berasal dari luar daerah, yaitu Kota Semarang, Tanjung Balai, Medan (Sumatera Utara), dan Kota Lhokseumawe.

Sementara sisanya merupakan warga Kabupaten Aceh Tenggara. (*)

Baca juga: Prediksi Cuaca di Aceh: Lhokseumawe, Langsa dan Meulaboh Mayoritas Berawan Selasa 22 Juli 2025

Baca juga: Waspada Ancaman Malaysia, Timnas Indonesia U23 Agar Tak Jemawa Jelang Laga Penentu

Baca juga: Harga Beras Naik Tapis, Cabai Anjlok, Petani Aceh Tengah Terjepit

Sumber: TribunGayo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved